Polresta Surakarta Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM, Tekankan Pelayanan Bersih dan Transparan - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Polresta Surakarta Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM, Tekankan Pelayanan Bersih dan Transparan

Thursday, 1 October 2026
Wali Kota Surakarta Respati Ardi Bersama Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo saat menghadiri Sosialisasi Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM, Senin (28/9/26).

SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Polresta Surakarta terus memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai bagian dari upaya mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Penguatan tersebut dilakukan melalui sosialisasi pembangunan ZI yang digelar di Aula Mapolresta Surakarta, Senin (28/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, jajaran pejabat utama, para Kapolsek, serta perwakilan personel dari masing-masing satuan fungsi.

Sosialisasi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menegaskan, pembangunan Zona Integritas tidak boleh berhenti pada pemenuhan administrasi maupun pencapaian predikat. Menurutnya, nilai integritas harus diwujudkan melalui perubahan perilaku dan kualitas pelayanan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Zona Integritas bukan sekadar slogan, tetapi implementasi nyata dalam setiap pelayanan kita kepada masyarakat. Kita ingin memastikan Polresta Surakarta benar-benar bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” ujar Catur saat dihubungi, Kamis (1/10/26).

Ia menambahkan, seluruh personel memiliki tanggung jawab dalam membangun lingkungan kerja yang berintegritas. Karena itu, komitmen terhadap pelayanan yang transparan, akuntabel dan bebas dari praktik penyimpangan harus diterapkan pada setiap lini.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi turut memberikan apresiasi terhadap langkah Polresta Surakarta dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas. Ia menilai keberhasilan reformasi birokrasi membutuhkan komitmen bersama serta sinergi antara pemerintah dan seluruh unsur pelayanan publik.

“Pembangunan Zona Integritas ini bukan hanya tentang mendapatkan predikat, tetapi bagaimana nilai-nilai integritas tersebut benar-benar diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan berintegritas,” ujar Respati.

Menurut Respati, kerja sama antara Pemerintah Kota Surakarta dan Polresta Surakarta perlu terus ditingkatkan, terutama dalam mendukung pelayanan masyarakat sekaligus menciptakan situasi yang aman dan nyaman di Kota Surakarta.

Pemkot Surakarta, lanjutnya, mendukung upaya peningkatan budaya pelayanan di lingkungan kepolisian agar manfaat reformasi birokrasi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kabagren Polresta Surakarta memberikan pemaparan mengenai enam area perubahan yang menjadi fokus pembangunan Zona Integritas. Enam area tersebut meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Enam area perubahan itu diarahkan untuk membangun tata kelola organisasi yang lebih efektif, transparan dan akuntabel. Aspek pelayanan publik mendapat perhatian penting karena menjadi salah satu bentuk reformasi yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberi ruang untuk menyampaikan berbagai kendala teknis yang ditemui dalam pelaksanaan tugas sekaligus membahas langkah penyelesaian yang dapat mendukung proses pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.

Kombes Pol Catur menegaskan, keberhasilan pembangunan Zona Integritas bukan menjadi tanggung jawab satu bagian atau satuan kerja saja. Seluruh anggota Polresta Surakarta harus memiliki komitmen yang sama dalam menerapkan prinsip integritas ketika menjalankan tugas dan memberikan pelayanan.

“Dengan komitmen bersama, kita wujudkan Polresta Surakarta yang bersih, transparan dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Polri yang Presisi, yaitu Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Polresta Surakarta mendorong agar pemahaman mengenai Zona Integritas tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas. Penguatan budaya integritas tersebut diharapkan turut meningkatkan profesionalisme, transparansi, akuntabilitas dan responsivitas pelayanan kepolisian.

Upaya pembangunan ZI menuju WBBM selanjutnya akan menjadi bagian dari proses pembenahan internal secara berkelanjutan, dengan pelayanan kepada masyarakat sebagai salah satu tolok ukur penting dalam pelaksanaannya. (Joko S)