
WARTAGLOBAL.ID
KOTA BATU — Warga Perumahan Permata Land, Kelurahan Sisir, Kota Batu, dikejutkan masuknya seekor ular ke dalam rumah pada Senin pagi (5/10/2026). Hilmi Amar, pemilik rumah, melaporkan kejadian tersebut pukul 08.56 WIB setelah hewan melata itu tiba-tiba muncul dan memicu kepanikan keluarga. Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu segera bergerak, berhasil menangkap ular tersebut tanpa insiden gigitan apa pun.
Kejadian bermula saat Hilmi Amar sedang bersantai bersama keluarganya di kediamannya, tepatnya Kavling 16 Perumahan Permata Land, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Tiba-tiba muncul seekor ular yang masuk ke ruang hunian, sehingga langsung menimbulkan rasa takut dan kepanikan bagi seluruh anggota keluarga yang berada di rumah.
Melihat kondisi tersebut, Hilmi Amar selaku pemilik rumah segera mengambil langkah cepat. Ia melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu pada pukul 08.56 WIB, Senin, 5 Oktober 2026, guna meminta bantuan penanganan agar ular dapat ditangkap dengan aman.
Merespons laporan yang masuk, tim penanganan segera berangkat menuju lokasi. Kedatangan tim disambut warga yang masih merasa khawatir mengingat ular tersebut berada di area hunian yang dipakai sehari-hari. Tim tiba di lokasi tak lama setelah laporan diterima dan langsung melakukan pengecekan.
Sesampainya di rumah pelapor, petugas melakukan pengamatan menyeluruh untuk mengetahui posisi dan jenis ular tersebut. Langkah ini dilakukan agar proses penangkapan dapat berjalan aman, tidak membahayakan penghuni rumah maupun petugas yang sedang bertugas.
Berdasarkan keterangan Hilmi Amar, ular tersebut tiba-tiba muncul tanpa diketahui masuk dari mana. Kehadirannya yang mendadak membuat suasana menjadi tegang karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama risiko digigit saat beraktivitas di dalam rumah.

Dengan keterampilan dan perlengkapan khusus yang dimiliki, tim Damkar berhasil menangkap ular tersebut. Proses penangkapan berlangsung tertib dan terkendali, beruntung tidak terjadi insiden gigitan maupun cedera bagi siapa pun selama proses berlangsung.
Kegiatan penanganan berakhir sekitar pukul 10.03 WIB setelah ular berhasil diamankan sepenuhnya. Hewan tersebut kemudian dibawa petugas untuk dilepaskan ke habitat alaminya yang jauh dari pemukiman warga agar tidak kembali mengganggu.
Hilmi Amar menyampaikan rasa syukurnya atas penanganan yang cepat dan tepat dari pihak Damkar. Ia mengaku lega karena keadaan kembali aman dan keluarganya dapat beraktivitas tenang tanpa rasa cemas yang sempat melanda sejak pagi tadi.
Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak menumpuk barang yang dapat menjadi tempat persembunyian hewan melata. Jika menemukan ular atau hewan berbahaya, warga diharapkan segera melapor ke petugas daripada menanganinya sendiri demi keselamatan bersama.
Red/fer


.jpg)