Prof. Ganefri Bawa Semangat Ranah Minang Ke Panggung Khidmat PBNU - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Prof. Ganefri Bawa Semangat Ranah Minang Ke Panggung Khidmat PBNU

Thursday, 1 October 2026

SURABAYA, Warta Global Jatim.id — Kebanggaan dan keharuan menyelimuti warga Nahdliyin, khususnya masyarakat Ranah Minang, atas amanah yang kini dipercayakan kepada Prof. H. Ganefri, Ph.D. di jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Amanah tersebut bukan sekadar posisi dalam struktur organisasi, tetapi menjadi bagian dari perjalanan khidmat yang membawa nama Ranah Minang ke ruang pengabdian yang lebih luas di tingkat nasional.

Bagi masyarakat Minangkabau, kepemimpinan tidak dapat dilepaskan dari nilai adat, agama, keteladanan, musyawarah, serta pengabdian kepada masyarakat. Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) menjadi salah satu landasan penting yang terus hidup dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

DARI RANAH MINANG UNTUK NUSANTARA
Kehadiran Prof. H. Ganefri, Ph.D. dalam jajaran PBNU menjadi momentum untuk membawa semangat Ranah Minang ke dalam ruang pengabdian nasional.

Nilai-nilai pendidikan, keislaman, musyawarah, persaudaraan, dan kepedulian terhadap masyarakat diharapkan terus menjadi bagian dari perjalanan khidmat tersebut.

Keterwakilan Ranah Minang juga membuka ruang silaturahmi yang lebih luas antara ulama, akademisi, pesantren, tokoh masyarakat, serta warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi warga Nahdliyin Sumatera Barat, amanah tersebut sekaligus menjadi harapan agar aspirasi dan pengalaman masyarakat di tingkat daerah dapat terus mendapatkan ruang dalam dinamika pengabdian NU di tingkat nasional.

KHIDMAT ADALAH PENGABDIAN
Memimpin bukan semata-mata tentang jabatan dan penghormatan. Lebih dari itu, kepemimpinan merupakan tanggung jawab untuk memberikan manfaat dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.

Pengabdian di bidang pendidikan, penguatan kehidupan keumatan, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga ukhuwah menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan bangsa.

Di tengah perubahan zaman, amanah di tingkat nasional tentu membutuhkan keteguhan, keluasan wawasan, kemampuan merangkul berbagai kalangan, serta komitmen untuk terus menjaga persatuan.

“RASO DIBAWOK NAIK, PARESO DIBAWOK TURUN”
Falsafah “raso dibawok naik, pareso dibawok turun” mengandung pesan tentang pentingnya keseimbangan antara rasa, pertimbangan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah.

Nilai tersebut menjadi pengingat bahwa setiap langkah pengabdian hendaknya dilandasi kebijaksanaan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.

Amanah yang kini berada di tingkat nasional diharapkan menjadi ladang pengabdian yang semakin luas, sekaligus menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara Ranah Minang dan Nahdlatul Ulama di seluruh Nusantara.

DOA DAN HARAPAN UNTUK AMANAH BARU
Warga Nahdliyin Ranah Minang mengiringi amanah tersebut dengan doa dan harapan agar setiap langkah pengabdian senantiasa mendapatkan ridha Allah SWT.

Selamat berkhidmat di tingkat nasional, Prof. H. Ganefri, Ph.D.
Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, keteguhan hati, keluasan ilmu, dan petunjuk dalam menjalankan amanah.

Semoga khidmat tersebut semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah, serta memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dari Ranah Minang untuk Nusantara.
Menjaga adat, menguatkan syarak, merawat ukhuwah, dan berkhidmat untuk bangsa.

Oleh:
Dr. H. Afrizen, S.Ag., M.Pd.
Bendahara DMI Sumbar

WARTA GLOBAL JATIM.ID
Pimpinan Redaksi
NUR CHOLIS, C.JI., C.LWI