
SURABAYA, WARTA GLOBAL JATIM.ID – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, digelar Lailatul Hadrah ISHARI dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pandugo Gang R, RT 02/RW 01, Surabaya, Selasa (8/9/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung khidmat dan penuh suasana religius.

Ratusan jamaah ISHARI se-Rungkut Raya serta jamaah dari wilayah sekitar Waru, Sidoarjo, turut hadir untuk melantunkan shalawat, berdzikir, dan mengenang perjuangan serta keteladanan Rasulullah Muhammad SAW.

Sejumlah tokoh ISHARI turut hadir dalam majelis tersebut, di antaranya Abah Chasan Menur, Abah To Panjang Jiwo, hingga Habib Husein dari Lamongan. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah kekhidmatan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarkader dan jamaah ISHARI dari berbagai wilayah.

Lantunan shalawat dan hadrah ISHARI menggema di tengah ratusan jamaah. Suasana semakin khidmat ketika jamaah bersama-sama mengikuti rangkaian shalawat dan mahalul qiyam sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
Shalawat, Wujud Cinta kepada Rasulullah SAW
Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali mengenang kelahiran, perjuangan, akhlak, dan keteladanan Rasulullah SAW.
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
QS. Al-Ahzab: 56
Keutamaan bershalawat juga ditegaskan Rasulullah SAW dalam hadis:
“Barang siapa bershalawat kepadaku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”
HR. Muslim
Melalui majelis Maulid dan Lailatul Hadrah ISHARI, jamaah tidak hanya melantunkan shalawat, tetapi juga meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjaga tradisi keagamaan yang telah hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
ISHARI Terus Hidupkan Tradisi Shalawat
Kehadiran ratusan jamaah dari Rungkut Raya dan wilayah sekitar Waru, Sidoarjo, menjadi gambaran kuatnya semangat masyarakat dalam menjaga tradisi shalawat dan hadrah.
Majelis tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kekhidmatan, dan kebersamaan. Semangat bershalawat diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan umat, sekaligus menjadi sarana menanamkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW dan meneladani akhlak mulia beliau.
NUR CHOLIS, C.JI., C.LWI
Pimpinan Redaksi Warta Global Jatim.ID


.jpg)