GUS KIKIN PACU SUSUNAN PBNU 2026–2031: TARGET RAMPUNG 30 HARI, KONSOLIDASI DIMULAI - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

GUS KIKIN PACU SUSUNAN PBNU 2026–2031: TARGET RAMPUNG 30 HARI, KONSOLIDASI DIMULAI

Sunday, 6 September 2026
KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin),
JAKARTA, Warta Global Jatim — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), mulai bergerak cepat menyiapkan susunan kepengurusan baru pasca-Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Gus Kikin menargetkan susunan kepengurusan PBNU periode 2026–2031 dapat rampung dalam waktu sekitar 30 hari setelah Muktamar. Target tersebut dinilai penting agar roda organisasi segera berjalan optimal dan program-program PBNU dapat kembali dijalankan untuk kemaslahatan umat.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Kikin seusai menghadiri Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 di Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Gus Kikin, proses penyusunan masih berada pada tahap awal. Hingga memasuki hari kelima setelah Muktamar, baru satu-dua nama yang masuk dalam rancangan kepengurusan. Namun, secara umum rancangan struktur organisasi PBNU telah disiapkan.

“Memang baru sedikit yang bisa kita susun, tapi kita sudah punya rancangan-rancangan,” ujar Gus Kikin sebagaimana dikutip NU Online.
Gus Kikin menegaskan, penyusunan kepengurusan dalam waktu sekitar satu bulan merupakan standar yang lazim dilakukan setelah Muktamar. Ia berharap proses tersebut dapat segera diselesaikan sehingga PBNU dapat kembali fokus menjalankan berbagai program organisasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Perkuat Qanun Asasi NU
Selain membentuk struktur kepengurusan, Gus Kikin juga menyampaikan agenda penguatan kembali Qanun Asasi sebagai salah satu dasar hukum dan pijakan organisasi NU.

Menurutnya, Qanun Asasi yang dirumuskan oleh Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari tetap relevan untuk menjadi pedoman dalam kehidupan dan gerakan NU.

Gus Kikin menekankan bahwa nilai-nilai dalam Qanun Asasi tidak hanya untuk dipelajari, tetapi juga perlu diaplikasikan dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.
Ia juga menegaskan karakter NU yang inklusif dan mengedepankan kebersamaan.

Menunggu Barisan Baru PBNU
Penyusunan kepengurusan PBNU 2026–2031 kini menjadi perhatian warga Nahdliyin. Masyarakat NU menantikan komposisi baru yang diharapkan mampu menyatukan berbagai potensi dan memperkuat khidmah organisasi di tengah tantangan zaman.

Sebelumnya, Gus Kikin juga menyampaikan komitmennya untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang ada di lingkungan NU. Dengan demikian, proses penyusunan kepengurusan tidak sekadar menjadi pengisian struktur, tetapi diharapkan menjadi langkah awal konsolidasi menuju PBNU yang lebih solid dan mampu memberikan manfaat luas bagi umat.

Kini, waktu sekitar 30 hari menjadi momentum penting bagi Gus Kikin untuk menyusun barisan kepengurusan PBNU 2026–2031 sekaligus menerjemahkan semangat Muktamar Ke-35 NU ke dalam kerja nyata organisasi.

NUR CHOLIS, C.JI., C.LWI.
Pimpinan Redaksi Warta Global Jatim