Nganjuk Warta Global Jatim.id
Kegiatan ini disiapkan khusus sebagai ruang berekspresi, bereksplorasi, dan apresiasi seni yang terbuka bagi seluruh pendidik dan anak usia dini. Melalui momentum Hari Anak Nasional ini, Dinas Pendidikan menghadirkan ruang inklusif yang memungkinkan sinergi antara kreativitas guru dan kemandirian anak tumbuh dan berkembang. Hubungan erat antara peran pendidik dan potensi anak ini menjadi pilar utama dalam menciptakan suasana belajar yang tidak hanya menyenangkan, namun juga bermakna dan membangun karakter.
Beragam kegiatan menarik disiapkan, yang dirancang secara khusus untuk mengoptimalkan seluruh dimensi kecerdasan anak:
- Tari Kreasi: Melatih kecerdasan kinestetik (gerak tubuh) dan kecerdasan musikal, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan bergerak sesuai irama.
- Finger Painting: Mengembangkan kecerdasan spasial-visual dan kemampuan sensorik anak, melatih kepekaan indra peraba serta imajinasi dalam berekspresi lewat warna dan bentuk.
- Kolaborasi & Kompetensi Sehat: Melalui kerja kelompok dan kegiatan bersama, anak dilatih mengasah kecerdasan intrapersonal (mengenal diri sendiri) dan kecerdasan interpersonal (berinteraksi dengan orang lain), belajar bekerja sama, berbagi, dan menghargai orang lain.
Setiap sub kegiatan disusun agar anak belajar sambil bermain, sehingga potensi yang ada dalam dirinya bisa muncul secara alami dan menyenangkan.Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk,tidak lebih dari sekadar ajang unjuk bakat, kegiatan kreativitas ini dipandang sebagai langkah nyata dan strategis dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045. Di usia emas kemerdekaan Indonesia nanti, anak-anak yang kini dibina kreativitas dan potensinya diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, mandiri, dan berkarakter kuat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto,SSTP,M.M menyampaikan, “Kreativitas yang tumbuh sejak usia dini adalah bekal terbesar masa depan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan ruang berkembang, dan setiap guru didorong menjadi pendidik yang kreatif dan inspiratif. Ini adalah investasi jangka panjang untuk Indonesia yang lebih maju.”tegasnya
Kegiatan ini pun mendapat sambutan sangat antusias dari para guru, orang tua, maupun anak-anak. Mereka berharap kegiatan serupa terus digelar secara rutin, karena manfaatnya sangat besar bagi tumbuh kembang anak dan mempererat hubungan sekolah dengan keluarga.
Dengan terselenggaranya ajang kreativitas ini, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini menjadi lebih berkesan dan bernilai, menjadi bukti nyata komitmen dunia pendidikan dalam membangun potensi anak Indonesia sejak dini.(Tomo)


.jpg)