
Ibunda Sambangi Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko, Titip Pesan Sabar dan Layani Masyarakat dengan Tulus, Selasa (3/11/26).
SURAKARTA, WARYAGLOBAL.id --
Di balik kesibukan menjalankan tugas sebagai pimpinan kepolisian, Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko tetaplah seorang anak yang membutuhkan nasihat, perhatian, serta doa dari orang tuanya. Hal tersebut terlihat dalam momen penuh kehangatan saat sang ibunda berkunjung ke ruang kerja putranya di Mapolresta Surakarta, Selasa (3/11/2026).
Kunjungan tersebut menghadirkan suasana kekeluargaan yang begitu akrab. Tidak tampak suasana formal sebagaimana pertemuan seorang pejabat kepolisian, melainkan kedekatan seorang ibu dan anak yang larut dalam perbincangan santai, canda, serta tawa.
Di sela pertemuan tersebut, sang ibunda menyampaikan pesan yang dikenal dengan istilah weling simbok. Dalam budaya Jawa, ungkapan tersebut merupakan nasihat tulus seorang ibu kepada anaknya sebagai bentuk kasih sayang sekaligus pengingat dalam menjalani kehidupan.
Pesan yang disampaikan terbilang sederhana, tetapi memiliki makna mendalam. Ia mengingatkan AKBP Condro Sasongko agar selalu bersabar, menjalankan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Surakarta.
“Yang sabar, laksanakan tugas dengan baik jadi Kapolresta Surakarta, layani masyarakat dengan baik,” pesan sang ibu kepada putranya.
Nasihat tersebut menjadi pengingat bahwa jabatan dan kedudukan tidak boleh membuat seseorang melupakan nilai-nilai kesederhanaan, kesabaran, serta tanggung jawab. Setinggi apa pun pangkat yang diraih, seorang anak tetap membutuhkan doa dan restu dari orang tuanya.
AKBP Condro Sasongko mengungkapkan bahwa nasihat dan doa seorang ibu mempunyai arti penting dalam perjalanan pengabdiannya sebagai anggota Polri, terlebih saat mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Polresta Surakarta.
“Pesan ibu menjadi pengingat bagi saya untuk selalu sabar, tidak sombong, dan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Jabatan ini adalah titipan, sedangkan melayani masyarakat merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan tulus,” ungkap AKBP Condro.
Menurutnya, keberhasilan seorang anggota Polri dalam menjalankan tugas tidak semata-mata diukur dari pangkat, jabatan, maupun pencapaian kedinasan. Lebih dari itu, ukuran keberhasilan juga terlihat dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat melalui pelayanan, perlindungan, dan pengayoman.
Momen sederhana di ruang kerja tersebut sekaligus memperlihatkan sisi humanis seorang pimpinan kepolisian. Di tengah tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, perhatian serta nasihat keluarga tetap menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan pengabdian.
Kehangatan pertemuan ibu dan anak itu juga mengandung pesan bahwa nilai-nilai keluarga, terutama doa dan restu orang tua, memiliki peran penting dalam membentuk pribadi yang rendah hati dan bertanggung jawab.
Di balik jabatan Kapolresta yang mengemban amanah besar dalam memimpin jajaran kepolisian di Kota Surakarta, AKBP Condro Sasongko tetaplah seorang anak yang menjadikan nasihat sang ibu sebagai pengingat untuk terus bersabar, menjaga kerendahan hati, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. (Joko S)


.jpg)