
Polresta Surakarta Terjunkan Ratusan Personel Gabungan untuk mengamankan Dhaup Ageng Mangkunegaran Kirab Pengantin, Kamis (5/11/26).
SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Polresta Surakarta menyiapkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan rangkaian acara Dhaup Ageng G.R.AJ Ancillasura Marina Sudjiwo dengan K.P.H. FX. Adimas Rosidian, Bbuscom, yang digelar di Pura Mangkunegaran, Kota Solo.
Sebanyak 316 personel disiagakan untuk memastikan seluruh prosesi pernikahan agung keluarga Mangkunegaran tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pengamanan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Kamis (5/11/2026) hingga Sabtu (7/11/2026), di sejumlah lokasi yang menjadi pusat kegiatan.
Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko melalui Kabagops Kompol Navy Pradhana Prima Satya menjelaskan, pengamanan melibatkan personel kepolisian serta unsur TNI dan pemerintah daerah.
Dari total kekuatan yang disiapkan, sebanyak 236 personel berasal dari Polresta Surakarta dan jajaran Polsek. Sementara itu, 65 personel lainnya merupakan gabungan dari TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Surakarta.
Personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis sesuai dengan agenda kegiatan, mulai dari prosesi Midodareni, pemberkatan, resepsi pernikahan selama dua hari, hingga kirab pengantin yang menjadi salah satu rangkaian utama Dhaup Ageng.
Kompol Navy mengatakan, penempatan personel telah disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan pengamanan setiap tahapan acara.
"Untuk rangkaian kegiatan, personel sudah kami ploting sesuai dengan agenda masing-masing. Pengamanan dimulai dari Midodareni pada Kamis (5/11/2026), kemudian pemberkatan dan resepsi hari pertama pada Jumat (6/11/2026), dilanjutkan resepsi hari kedua serta kirab pada Sabtu (7/11/2026)," ungkapnya.
Khusus untuk pengamanan resepsi, kepolisian menerapkan sistem tiga ring. Pola tersebut bertujuan mengatur pergerakan personel, menjaga keamanan di area kegiatan, sekaligus memberikan pelayanan kepada tamu undangan agar seluruh prosesi berjalan nyaman.
Sementara itu, pengamanan kirab pengantin mendapat perhatian khusus karena melibatkan pergerakan rombongan di sejumlah ruas jalan Kota Solo yang berpotensi dipadati masyarakat.
Petugas akan disebar di sepanjang jalur kirab untuk mengatur arus kendaraan, mengantisipasi kepadatan lalu lintas, serta memastikan masyarakat dapat menyaksikan prosesi budaya tersebut dengan tertib.
Adapun rute kirab dimulai dari Gerbang Selatan Pura Mangkunegaran. Rombongan kemudian melintasi Jalan Ronggowarsito menuju pertigaan Tiga Serangkai, sebelum berbelok ke Jalan Prof. Dr. Supomo.
Perjalanan dilanjutkan menyusuri Jalan Slamet Riyadi hingga pertigaan Ngarsopuro. Dari kawasan tersebut, rombongan bergerak menuju Jalan Diponegoro dan kembali memasuki Pura Mangkunegaran melalui pintu selatan.
Polresta Surakarta memastikan koordinasi dengan seluruh unsur terkait terus diperkuat untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama kegiatan berlangsung. Pengaturan lalu lintas juga menjadi bagian penting agar aktivitas masyarakat di sekitar lokasi acara tetap berjalan.
Kompol Navy menegaskan bahwa seluruh personel tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mengedepankan pelayanan yang humanis kepada tamu undangan maupun masyarakat.
Melalui kesiapan pengamanan terpadu tersebut, Polresta Surakarta berharap seluruh rangkaian Dhaup Ageng Mangkunegaran dapat berlangsung khidmat tanpa gangguan keamanan maupun hambatan berarti.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang hendak menyaksikan kirab agar mengikuti arahan petugas, menjaga ketertiban, serta memperhatikan keselamatan selama berada di sepanjang jalur prosesi.
Pengamanan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan aparat terhadap pelestarian tradisi dan budaya Mangkunegaran yang menjadi bagian penting dari identitas serta daya tarik Kota Solo. (Joko S)


