Tersangkut Cincin, Warga Tuban Datang ke Mako Damkar Kota Batu — Berhasil Dilepas dengan Mini Grinder - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Tersangkut Cincin, Warga Tuban Datang ke Mako Damkar Kota Batu — Berhasil Dilepas dengan Mini Grinder

Wednesday, 7 October 2026
 
 WARTAGLOBAL.ID 
KOTA BATU — Seorang warga asal Kabupaten Tuban mendatangi Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu untuk meminta bantuan melepas cincin yang tersangkut di jari manis tangan kanannya dan mengalami pembengkakan. Sdr. Shahrul Anwar bersama rekannya tiba di lokasi Selasa (6/10/2026) sore. Tim rescue yang ditangani Didik berhasil melepaskan cincin tersebut menggunakan alat pemotong khusus dalam waktu singkat tanpa melukai jari.
 
 
 
Kejadian bermula saat Sdr. Shahrul Anwar warga Dusun Karangrejo, Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, mendapati cincin yang dikenakan di jari manis sebelah kanannya tidak dapat dilepas. Kondisi jari yang semakin membengkak membuatnya kesulitan melepas secara mandiri, sehingga ia memutuskan mendatangi langsung Mako Damkar Kota Batu bersama rekannya untuk meminta pertolongan.
 

Kedatangan pelapor diterima tim piket pada Selasa, 6 Oktober 2026 sekitar pukul 17.45 WIB. Ia menjelaskan bahwa cincin sudah lama mencengkeram jari dan pembengkakan semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Karena khawatir kondisi jari akan semakin parah, ia segera mencari bantuan petugas yang memiliki peralatan khusus untuk penanganan tersebut.
 

Setelah memeriksa kondisi jari, tim rescue yang ditangani Didik menilai cincin tidak dapat dilepas dengan cara biasa. Jari yang sudah membengkak signifikan membuat lingkaran logam itu menjepit erat, sehingga pemotongan menjadi langkah paling aman dan tepat guna mencegah kerusakan jaringan yang lebih serius.
 

Petugas pun bersiap melakukan prosedur pemotongan. Menggunakan alat bantu pelindung, tim menyelipkan pelat tipis di antara cincin dan kulit jari agar saat proses pemotongan berlangsung tidak melukai bagian tubuh yang sensitif tersebut. Ketelitian menjadi kunci utama dalam setiap gerakan yang dilakukan.
 

Pemotongan cincin dilakukan menggunakan mini grinder dengan kecepatan yang dikendalikan secara hati-hati. Selama proses berlangsung, petugas juga menjaga suhu logam agar tidak terlalu panas dan memastikan alat bekerja secara presisi, sehingga cincin dapat terbelah tanpa menyentuh permukaan kulit jari pelapor.
 

Proses penanganan berlangsung tenang dan terukur. Kurang lebih 25 menit sejak kedatangan, tepatnya pukul 18.10 WIB, cincin berhasil dipotong dan dilepaskan dari jari pelapor. Kondisi jari pelapor tetap aman dan tidak mengalami luka tambahan setelah cincin terlepas.
 

Shahrul Anwar mengaku sangat lega dan berterima kasih atas penanganan yang cepat, aman, dan telaten dari tim Damkar. Ia merasa cemas sebelumnya karena jari terasa semakin sesak dan nyeri, namun kini kondisinya sudah dapat dipastikan membaik setelah cincin tersebut terlepas.
 

Kejadian ini kembali mengingatkan bahwa Damkar tidak hanya bertugas saat kebakaran, melainkan juga memberikan layanan penyelamatan beragam bagi masyarakat. Penanganan benda yang menjepit bagian tubuh termasuk salah satu layanan yang dapat dimanfaatkan warga sebelum kondisi memburuk.
 

Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan menarik atau memutar cincin yang sudah terasa sempit dan menyebabkan bengkak. Langkah tersebut justru dapat memperparah kondisi. Jika mengalami hal serupa, segera datang ke pos pemadam terdekat untuk ditangani secara profesional dan aman.
 
Red/fer