Sedan Melaju Kencang Tabrak Motor dan Truk di Solo, Pengemudi Tewas - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Sedan Melaju Kencang Tabrak Motor dan Truk di Solo, Pengemudi Tewas

Thursday, 17 September 2026
Petugas Satlantas Polresta Surakarta saat meninjau Sedan usai menabrak Sepeda Motor dan Truk di Solo, Rabu (16/9/26).


SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Kecelakaan beruntun melibatkan sebuah sedan Toyota Altis, sepeda motor Honda Vario, dan truk bermuatan pakan ternak terjadi di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Insiden tersebut menyebabkan pengemudi sedan berinisial KW (26), warga Boyolali, meninggal dunia.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo AKP Kurniawan Triatmojo menjelaskan, kecelakaan bermula ketika Toyota Altis melaju dari arah timur menuju barat atau dari Solo ke arah Kartasura. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sedan tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi.

Saat berada di sekitar kawasan Faroka, sedan berusaha mendahului sepeda motor Honda Vario. Namun, manuver tersebut berujung senggolan hingga pengendara motor terjatuh.

"Mobil sedan ke arah barat menuju Kleco. Di sekitar Faroka, sedan menyalip motor namun terjadi senggolan dengan motor Vario yang mengakibatkan pengendara motor jatuh," ujar AKP Kurniawan saat ditemui di Mapolresta Solo, Rabu (16/9/2026).

Setelah bersenggolan dengan motor, sedan tetap melaju ke arah barat dan melewati persimpangan lampu lalu lintas Faroka. Kendaraan tersebut kemudian mendekati simpang Pasar Kleco.

Di lokasi itu, sebuah truk sedang berhenti karena lampu lalu lintas menunjukkan warna merah. Sedan yang masih melaju kemudian menghantam bagian belakang truk dengan cukup keras.

"Di lampu merah Pasar Kleco, ada truk berhenti karena lampu merah, sedan masih melaju sehingga menabrak bagian belakang truk," kata Kurniawan.

Benturan tersebut membuat bagian depan sedan mengalami kerusakan parah. Pengemudi KW ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, pengemudi sedan dinyatakan meninggal dunia. Sementara pengendara Honda Vario mengalami cedera serius berupa patah tulang akibat terjatuh setelah terjadi senggolan dengan sedan.

"Sedan di lampu merah Kleco itu memang ringsek. Pengemudinya tidak sadarkan diri, dilakukan pemeriksaan medis dan dinyatakan meninggal dunia. Pengendara motor mengalami patah tulang," ungkap Kurniawan.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kecelakaan tersebut, termasuk menelusuri apakah sedan sempat meninggalkan lokasi setelah bersenggolan dengan pengendara motor di kawasan Faroka sebelum akhirnya menabrak truk.

Ketiga kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mapolresta Solo sebagai barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait dugaan pengemudi sedan berada dalam pengaruh alkohol atau zat tertentu, polisi belum dapat memberikan kesimpulan. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi pengemudi sebelum kecelakaan.

"Kami belum bisa memastikan (pengemudi sedan mabuk atau tidak), karena harus melalui uji dari tim ahli. Informasi dari saksi kecepatan (sedan) cukup kencang," tegas AKP Kurniawan.

Polisi mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan kendaraan, serta memperhatikan kondisi lalu lintas, terutama ketika melintas di kawasan persimpangan dan lampu merah. (Joko S)