
Kegiatan berlangsung pukul 07.00–12.00 WIB, bertempat di Kontrakan Ndan Anton, Jl. Lebak Timur Asri No. 36, Surabaya.
Kegiatan tersebut dihadiri personel Banser Husada dari berbagai daerah, di antaranya Nganjuk, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Sampang, Pasuruan dan Bojonegoro.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan dan praktik langsung mengenai penanganan kondisi kegawatdaruratan serta keterampilan pertolongan yang benar.
Ahli Sangkal Putung Praktik Penanganan Patah Tulang

Dalam kegiatan tersebut hadir Kang Saiful Anam, ahli sangkal putung profesional, yang memberikan pembekalan sekaligus mempraktikkan cara penanganan yang benar terhadap kasus patah tulang.

Menariknya, pada saat kegiatan berlangsung terdapat pasien yang kebetulan mengalami patah tulang, sehingga praktik penanganan dapat dilakukan secara langsung dengan memperhatikan kondisi pasien.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk melihat secara nyata bagaimana proses penanganan dilakukan dengan tepat, hati-hati dan sesuai kondisi pasien.

Anton Sujarwo A.Md.Kep Praktik Penanganan Luka Sobek
Materi P3K juga diperagakan oleh Anton Sujarwo, A.Md.Kep., dari Banser Husada Kota Surabaya.
Dalam praktiknya, Anton Sujarwo memperagakan penanganan terhadap luka robek pada bagian kepala yang dialami seorang pasien setelah tertimpa tangga. Kebetulan pasien tersebut berada di lokasi sehingga peserta dapat menyaksikan secara langsung proses penanganan luka oleh tenaga kesehatan.

Praktik tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai pentingnya ketepatan tindakan, kebersihan luka, serta penanganan yang aman sebelum pasien mendapatkan pelayanan medis lebih lanjut apabila diperlukan.
Peserta Mendapat Kotak P3K Gratis
Tidak hanya mendapatkan ilmu dan pengalaman praktik, para peserta juga memperoleh kotak P3K secara gratis dari penyelenggara.
Pemberian kotak P3K tersebut merupakan bentuk dukungan Anton Sujarwo, A.Md.Kep., Banser Husada Kota Surabaya, agar peserta memiliki perlengkapan pertolongan pertama yang dapat dimanfaatkan ketika dibutuhkan di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Banser Husada berharap keterampilan P3K dan kepedulian kemanusiaan semakin berkembang di kalangan anggota, sehingga mampu hadir secara sigap ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Silaturahmi lintas daerah ini juga menjadi bukti bahwa semangat pengabdian Banser Husada terus dibangun melalui kebersamaan, peningkatan kapasitas dan kepedulian terhadap sesama.

“Bersama dalam Pengabdian untuk Umat.”
“Banser Husada WANI Bergerak untuk Kemanusiaan.”
Dari Surabaya untuk kemanusiaan, Banser Husada terus bergerak, belajar dan mengabdi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Nur Cholis, C.JI., C.LWI
Pimred Warta Global Jawa Timur


.jpg)