Makan Gratis di Dusun Semen Rw 02 Semarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Makan Gratis di Dusun Semen Rw 02 Semarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Friday, 11 September 2026

BLITAR,WARTAGLOBAL.id--Antusiasme paguyuban pemuda rw 02 dan masyarakat terlihat dengan menyajikan makanan, Desa Semen , Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Perdana merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tradisi unik yang sarat akan kebersamaan dan nilai sosial, Jumat (11/09/2026).

Warga Dusun Semen Rw 02, Desa Semen, tidak hanya menggelar kegiatan keagamaan, namun juga mengadakan bazar shodaqoh berupa “warung makan gratis” yang menawarkan berbagai hidangan tradisional secara cuma-cuma kepada semua pengunjung.

Lebih dari 15 warung makan dadakan berjejer di sepanjang jalan dusun, menyajikan puluhan menu berbagai kuliner khas daerah seperti nasi sate ayam,nasi bakar,rica rica ayam,lontong sayur,nasi goreng dan nasi pecel, kicak, cenil,aneka es dawet  hingga beragam olahan jajanan lainnya.


Semua hidangan itu tersedia untuk dinikmati tanpa dipungut biaya, sebagai wujud semangat berbagi dan mempererat tali silaturahmi antar warga.

“Ini adalah cara kami untuk merayakan Maulid Nabi dengan berbagi kasih kepada sesama. Semoga tradisi ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar Ilham Tri Yuana seorang warga.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari, di mana warga dengan semangat menyajikan makanan, tidak hanya bagi warga desa, tetapi juga bagi pengunjung dari luar desa yang ingin turut serta dalam perayaan penuh makna ini.

Suasana yang hangat dan penuh persaudaraan menghiasi peringatan Maulid Nabi tahun ini, di mana warga tak hanya berbagi makanan, tetapi juga doa,dan kebersamaan.


Acara makan gratis ini bukan sekadar peringatan agama, tetapi juga menjadi ajang memperkuat rasa persatuan dan gotong royong yang telah lama mengakar di masyarakat Dusun Semen Rw 02.

Para pengunjung merasa kenyang tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional, dengan semangat kebersamaan yang begitu terasa.

“Tradisi ini diharapkan dapat terus berlangsung dan menjadi agenda tahunan dalam merayakan kebersamaan dan keberagaman.Hangat dalam bersilaturohmi dan berkah dalam berbagi,” tukasnya.

(R)