
WARTAGLOBAL.ID
BATU - Upaya memperkuat sinergitas penanggulangan bencana di Kota Batu terus dilakukan. Brantas Rescue melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Rabu (17/09/2026) di Kantor BPBD, Gedung Among Tani, Balai Kota Kota Batu.
Jatim.wartaglobal.id
BATU - Upaya memperkuat sinergitas penanggulangan bencana di Kota Batu terus dilakukan. Brantas Rescue melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Rabu (17/09/2026) di Kantor BPBD, Gedung Among Tani, Balai Kota Kota Batu.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Brantas Rescue, Thomas Maydo, S.Sos., didampingi jajaran pengurus Resort Batu. Turut hadir Ketua Resort Batu Riady Kurniawan, Wakil Ketua Sudibyo, serta Dewan Penasehat Dwi Putranto. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kalaksa BPBD tersebut, Suwoko didampingi oleh tiga pejabat struktural BPBD Kota Batu, yakni Dodik, Ismu, dan Harsono. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk komitmen bersama dalam urusan kemanusiaan.
Ketua Umum Brantas Rescue, Thomas Maydo, S.Sos., menyampaikan bahwa tujuan utama audiensi ini adalah untuk bersilaturahmi serta melaporkan susunan struktur kepengurusan baru Brantas Rescue, baik di tingkat pusat maupun Resort Kota Batu. Hal ini penting agar koordinasi kelembagaan berjalan tertib.
Lebih lanjut, Thomas menegaskan komitmen Brantas Rescue untuk menjadi mitra strategis BPBD. Ia menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung peningkatan kapasitas dan siap diterjunkan kapan pun BPBD Kota Batu membutuhkan tambahan personel dalam penanganan kebencanaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi pentahelix antara pemerintah, relawan, dan masyarakat adalah kunci utama dalam mitigasi dan penanggulangan bencana, mengingat Kota Batu merupakan wilayah dengan potensi rawan bencana alam.
Suwoko menambahkan, keberadaan relawan terlatih seperti Brantas Rescue sangat vital. Ia berharap sinergitas yang selama ini sudah terjalin baik dapat terus ditingkatkan, tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga pada tahap pencegahan, sosialisasi, dan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat kerjasama operasional di lapangan. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan respon yang lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam setiap kejadian bencana demi keselamatan masyarakat Kota Batu.
Dengan terjalinnya komunikasi yang solid antara BPBD Kota Batu dan Brantas Rescue, diharapkan ke depan berbagai program kemanusiaan dan kebencanaan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Batu.


.jpg)