🔥 “Gema Sholawat Menggetarkan Masjid Al-Ali Mejoyo, Jamaah ISHARI Hadirkan Maqalul Qiyam dalam Gelaran Qosidah Burdah” - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

🔥 “Gema Sholawat Menggetarkan Masjid Al-Ali Mejoyo, Jamaah ISHARI Hadirkan Maqalul Qiyam dalam Gelaran Qosidah Burdah”

Saturday, 12 September 2026
“Semarak Sholawat di Masjid Al-Ali Mejoyo, Qosidah Burdah dan Maqalul Qiyam Satukan Jamaah”
Surabaya, Warta Global Jatim.id — Tamir Masjid Al-Ali Mejoyo, Surabaya, menggelar kegiatan keagamaan berupa Qosidah Burdah dan Ratibul Haddad, Jumat malam, 11 September 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ali Mejoyo, Surabaya, tersebut diikuti jamaah dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja hingga bapak-bapak. Dalam kesempatan tersebut, jamaah ISHARI Ranting Mejoyo turut dilibatkan dalam rangkaian kegiatan, termasuk pelaksanaan Maqalul Qiyam.

jamaah ISHARI Ranting Mejoyo 
Kegiatan mengusung semangat “Bersama kita perbanyak sholawat, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan meraih keberkahan.”

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Qosidah Burdah yang dipimpin Ustadz Zamam Suyuti, kemudian dilanjutkan pembacaan Ratibul Haddad oleh Ustadz Imron Muhtadi.


Selanjutnya, jamaah mengikuti pembacaan Sholawat Ibadallah yang dipimpin H. Syamsul Arifin, serta Maqalul Qiyam oleh jamaah ISHARI Ranting Mejoyo. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz Imron Muhtadi.


Cak Moden: Alhamdulillah Jamaah ISHARI Turut Dilibatkan, Nur Cholis, C.JI., C.LWI, selaku Ketua ISHARI Ranting Mejoyo, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi keterlibatan jamaah ISHARI dalam kegiatan Qosidah Burdah di Masjid Al-Ali Mejoyo.

“Syukur alhamdulillah, acara Qosidah Burdah saat ini jamaah ISHARI dilibatkan. Ini berbeda dengan acara-acara sebelumnya. Semoga keterlibatan ini menjadi sarana untuk terus mempererat silaturahmi dan bersama-sama menghidupkan sholawat di tengah masyarakat,” ujar Cak Moden, sapaan akrab Nur Cholis.

Ia juga mengajak jamaah untuk terus memperbanyak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Cak Moden mengutip sabda Rasulullah SAW:
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ
Artinya:
“Siapa saja yang membaca shalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali, menghapus sepuluh dosanya, dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan.”
(HR. An-Nasa’i)


Menurutnya, kegiatan pembacaan Qosidah Burdah, Ratibul Haddad, sholawat dan Maqalul Qiyam bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi media untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ukhuwah antarjamaah.

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Keterlibatan anak-anak, remaja, bapak-bapak serta jamaah ISHARI menjadi bagian penting dalam upaya menghidupkan tradisi sholawat dan kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.

NUR CHOLIS, C.JI., C.LWI
Pimpinan Redaksi Warta Global Jatim.id