Petugas Polisi melakukan Evakuasi Kecelakaan Karambol Empat Kendaraan di Tol Semarang-Solo, Satu Orang Meninggal Dunia, Jumat (3/4/26).BOYOLALI, WARTAGLOBAL.id --
Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di ruas Tol Semarang-Solo, wilayah Boyolali, pada Jumat dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka ringan.
Peristiwa nahas ini berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB. Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang Nova, menjelaskan bahwa korban meninggal dunia merupakan pengemudi salah satu kendaraan yang terlibat.
"Kejadiannya jam 04.00 WIB, korban meninggal dunia satu orang dan korban luka ringan satu orang rawat jalan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang Nova, Jumat (3/4/26).
Kecelakaan tersebut tepatnya terjadi di Km 478.200 Jalur A, arah Semarang menuju Solo. Empat kendaraan yang terlibat meliputi Toyota Calya, Toyota Kijang Super, Toyota Kijang Innova, serta sebuah bus.
Menurut penjelasan Nova, rangkaian kecelakaan bermula saat mobil Toyota Calya melaju di lajur dua dan menabrak kendaraan truk yang berada di depannya. Setelah benturan pertama, mobil Calya berhenti di lajur tersebut dan kemudian dihantam bus yang datang dari arah belakang.
"Kemudian Calya terdorong ke lajur 1, ketabrak mobil Kijang Super dan Kijang Innova. Kijang Super terbalik di lajur 1, sedangkan Innova berhenti di lajur 2. Calya posisi akhir kembali ke lajur 2 akibat benturan dengan Kijang Super," terang Nova.
Akibat kejadian itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Korban merupakan pengemudi Toyota Calya yang saat itu berkendara seorang diri tanpa penumpang. Hingga kini, identitas korban masih dalam proses pendataan.
"Sampai saat ini belum dapat identitas korban yang meninggal dari KBM Toyota Calya pengemudi seorang diri, tidak membawa penumpang," imbuh dia.
Sementara itu, korban luka ringan yang berasal dari kendaraan Toyota Kijang Super telah mendapatkan perawatan medis dan diperbolehkan menjalani rawat jalan. Jenazah korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RSUD Pandan Arang Boyolali, sedangkan korban luka dirawat di RS Indriati Boyolali.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV dan pencarian saksi.
"Penyebabnya (kecelakaan) masih kami dalami. Saat ini anggota baru selesai melaksanakan olah TKP, pengecekan CCTV dan mencari saksi yang melihat kejadian," tandasnya. (Joko S)


.jpg)