Semarak Karnaval Nyadran Bersih Desa Waung, Ribuan Warga Padati Jalan Saksikan Ragam Seni dan Kreasi Budaya - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Semarak Karnaval Nyadran Bersih Desa Waung, Ribuan Warga Padati Jalan Saksikan Ragam Seni dan Kreasi Budaya

Sunday, 17 May 2026

NGANJUK, Warta Global Jatim.id

17 Mei 2026 , Gelaran tradisi luhur Nyadran atau Bersih Desa di Dusun Waung, Desa Waung, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, berlangsung sangat meriah dan penuh kehangatan pada hari Minggu ini. Sebagai puncak acara tahunan yang paling dinanti, karnaval budaya keliling desa menjadi daya tarik utama yang berhasil memadati sepanjang jalan kampung oleh ratusan hingga ribuan warga, baik dari desa setempat maupun pengunjung yang datang dari wilayah sekitar, untuk menyaksikan langsung ragam pertunjukan seni dan kreasi kreatif yang ditampilkan.
 

Sejak matahari belum terlalu tinggi, tepatnya mulai siang hari, warga sudah berbondong-bondong menempati posisi terbaik di sepanjang rute yang akan dilalui arak-arakan. Mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, hingga para lansia, semuanya tampak antusias menunggu dengan wajah berseri-seri. Suasana menjadi begitu hidup dan riuh, dihiasi sapaan akrab antarwarga, tawa ceria, serta semangat kebersamaan yang begitu kental mewarnai setiap sudut Desa Waung. Bagi masyarakat setempat, momen Nyadran bukan sekadar seremonial adat belaka, melainkan wujud nyata ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan berkah panen, keselamatan, dan kesejahteraan yang diterima sepanjang tahun, sekaligus sarana utama menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat.

 
Kemeriahan semakin memuncak saat barisan panjang karnaval mulai bergerak meninggalkan titik keberangkatan. Arak-arakan ini menampilkan kekayaan seni yang luar biasa, memadukan harmonisasi antara tradisi turun-temurun dengan sentuhan kreativitas masa kini. Beragam kelompok peserta yang berasal dari lingkungan dusun dan desa sekitar tampil bergantian menghibur penonton. Mulai dari pertunjukan seni budaya khas daerah, barisan peserta dengan kostum bertema yang unik dan penuh makna, hingga deretan kendaraan hias yang dihias sangat rinci, indah, dan penuh warna, yang kesemuanya mencerminkan karakter serta kearifan lokal masyarakat agraris di wilayah tersebut. Setiap penampilan selalu disambut tepuk tangan meriah dan sorak sorai kagum dari penonton yang berjejer rapi di pinggir jalan.
 
Salah satu momen yang paling menyedot perhatian dan menjadi favorit, khususnya bagi kalangan generasi muda, adalah kehadiran sejumlah rombongan pendukung hiburan yang membawa perangkat suara (sound system) lengkap. Diiringi dentuman musik yang enerjik, berirama semangat, dan menggugah suasana, para penari muda yang tak lain adalah putra-putri asli warga Desa Waung tampil memukau dengan gerakan yang lincah, luwes, dan penuh percaya diri. Gabungan antara nuansa tradisi dengan hiburan modern ini membuat suasana semakin semarak, ceria, dan terasa hidup, membuktikan bahwa budaya leluhur tetap bisa dikemas menarik dan relevan bagi segala kalangan usia.
 
Sepanjang karnaval berlangsung, antusiasme warga tidak pernah surut. Banyak di antara mereka yang tampak asyik mengabadikan setiap momen indah dan unik lewat kamera telepon genggam, merekam barisan arak-arakan, maupun berfoto bersama keluarga dan tetangga. Kehadiran pengunjung dari desa-desa tetangga pun menambah semarak suasana, menjadikan acara ini bukan milik warga Waung saja, melainkan kebanggaan bersama masyarakat Kecamatan Baron.
 
Tokoh masyarakat setempat mengapresiasi keterlibatan seluruh elemen warga dalam penyelenggaraan acara tahunan ini. Menurutnya, kemeriahan yang terlihat hari ini adalah bukti nyata betapa kuatnya ikatan persaudaraan, semangat gotong royong, serta rasa cinta masyarakat terhadap identitas budaya dan tradisi mereka sendiri. Semangat inilah yang menjadi kunci utama kelestarian adat istiadat di wilayah tersebut hingga kini.
 
Sementara itu, Kepala Desa Waung yang akrab disapa Mas Doni, dalam sambutannya mengucapkan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga yang telah bekerja keras, berpartisipasi aktif, dan bergotong royong menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Nyadran dan Bersih Desa tahun ini. Ia menegaskan, keberhasilan acara ini adalah milik bersama.
 
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Waung yang telah berpartisipasi, bergotong royong, dan bersama-sama menyukseskan acara Nyadran Bersih Desa tahun ini. Kegiatan ini adalah wujud kebersamaan kita dalam melestarikan tradisi leluhur yang sangat berharga. Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, serta kondusivitas lingkungan, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua," tegas Mas Doni.
 
Dengan berakhirnya karnaval yang berjalan sangat tertib, aman, dan penuh kebahagiaan ini, masyarakat Desa Waung pulang dengan hati gembira dan harapan besar. Mereka bertekad kuat agar tradisi Nyadran dan Bersih Desa yang indah dan bermakna ini dapat terus dijaga, dikembangkan, dan dilestarikan dari generasi ke generasi, sebagai warisan budaya yang memperkuat persatuan, identitas, dan kesejahteraan warga desa.(Tomo-red)