NGANJUK Warta Global Jatim.id
Kedatangan rombongan yang beranggotakan 57 Bhante ini disambut secara resmi oleh Camat Kertosono, Widi Cahyono, S.STP, M.Si., didampingi jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (FORPIMCAM), serta para pemerhati sejarah dan budaya setempat yang digerakkan langsung oleh Sugiarto atau akrab disapa Kang Ujang. Kemeriahan semakin terasa saat iring-iringan kesenian Barongsai dari Klenteng Kudu Kertosono hadir memeriahkan suasana, menari lincah di sepanjang jalan utama sebagai simbol kehormatan, doa keselamatan, dan ungkapan sukacita atas hadirnya para pembawa pesan damai.
Rombongan yang berjalan kaki ini singgah sejenak untuk beristirahat dan menerima penghormatan di Klenteng Poo San Sie, Kudu, Kertosono. Di tempat ini, para Bhante disambut dengan hangat, disuguhi jamuan sederhana, dan mendapatkan perhatian penuh dari panitia serta warga yang telah menanti sejak pagi. Suasana haru terasa kental ketika warga berdatangan untuk memberikan persembahan dan memohon doa restu, menciptakan harmoni yang indah antara nilai spiritual dan kearifan budaya lokal.
Setelah masa istirahat yang cukup, rombongan kembali melanjutkan perjalanan suci mereka menuju tujuan berikutnya, yaitu Klenteng Hok Yoe Kiong yang berada di wilayah Kecamatan Sukomoro. Rute perjalanan yang dilalui pun melewati jalan-jalan protokol dan strategis di wilayah Kertosono, dimulai dari Jalan Letjen Suprapto, berlanjut ke Jalan Letjen Supriyadi, Jalan Gatot Subroto, kemudian menyusuri Jalan Kertosono–Lengkong, hingga masuk ke Jalan Baron–Lengkong sebelum sampai di wilayah Sukomoro. Perjalanan ini tidak berhenti sampai di situ, karena rombongan direncanakan akan terus bergerak menuju Pendopo Kabupaten Nganjuk sebagai bagian dari rangkaian perjalanan panjang mereka.
Sepanjang rute yang dilalui, antusiasme masyarakat tampak luar biasa. Jalanan dipadati warga yang berjejer rapi, membawa bunga, dan mengucapkan salam hormat. Kehadiran pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, hingga SMA, memberikan warna tersendiri, sekaligus menjadi pendidikan nyata bagi generasi muda tentang makna toleransi, persaudaraan, dan menghargai perbedaan.
Ketua rombongan Bhante mengaku sangat terharu dan merasakan kebahagiaan yang mendalam atas sambutan luar biasa yang diberikan oleh masyarakat Kertosono. Menurutnya, antusiasme dan kehangatan yang ditunjukkan bukan sekadar penyambutan tamu, melainkan cerminan jiwa besar masyarakat Nganjuk yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kedamaian.


.jpg)