Jatim wartaglobal.id
KOTA BATU – 25 04 2026Kasus dugaan korupsi pengelolaan kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu mulai menampakkan titik terang. Upaya tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu untuk mengungkap perbuatan melawan hukum dalam kasus ini, tak lama lagi akan membuahkan hasil.
Sebagai informasi, tim penyidik dari Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Batu sebelumnya telah memanggil puluhan saksi dalam rangka penyelidikan. Saksi-saksi yang dimintai keterangan berasal dari berbagai unsur, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), staf UPT Pasar Induk Among Tani, koordinator pedagang, hingga para pedagang pasar.
Berdasarkan pengakuan sejumlah saksi, dugaan praktik jual beli kios dan los tersebut kini mulai terkuak fakta sebenarnya. Menariknya, informasi sensasional ini datang langsung dari pengakuan salah satu pejabat aktif dan mantan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.
"Polemik dugaan jual beli kios dan los di Pasar Batu ini sedang ditangani tim khusus Kejari Batu. Dugaan transaksi jual beli itu benar adanya," ujar sumber pejabat yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (25/4/2026).
Menurut sumber tersebut, dirinya pernah ditawari unit kios oleh oknum ASN dengan harga yang fantastis. Kios yang posisinya agak ke dalam dibanderol seharga Rp 80 juta, sedangkan yang berada di lokasi strategis atau depan mencapai Rp 100 juta.
"Atas tawaran itu saya tidak berminat, karena saya yakin hal itu bakal jadi masalah besar di kemudian hari. Ini kan proyek besar dengan anggaran bersumber dari pusat. Kalau ternyata hanya menguntungkan kelompok tertentu dan ada oknum pejabat yang bermain, pasti akan jadi sorotan hingga ke pemerintah pusat," ungkapnya.
Hal senada diakui oleh mantan pejabat Pemkot Batu. Ia juga mengaku mendapatkan penawaran harga yang sama persis.
"Menurut salah satu oknum ASN, pernah juga ditawari yang lokasi dalam Rp 80 juta, yang lokasi depan Rp 100 juta," ujar mantan pejabat tersebut.
Melihat fakta yang mulai terungkap ini, pihaknya berharap Kejari Batu dapat mengusut tuntas kasus ini. Harapannya, siapa saja dalang dan pihak yang bermain di balik badai dugaan korupsi di Pasar Induk Among Tani bisa segera terbongkar dan diproses hukum.
[fer]


.jpg)