BREAKING NEWS: Tabrakan Maut di Bekasi Timur! KRL Diseruduk KA Jarak Jauh, Lintasan Lumpuh Total - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

BREAKING NEWS: Tabrakan Maut di Bekasi Timur! KRL Diseruduk KA Jarak Jauh, Lintasan Lumpuh Total

Monday, 27 April 2026
Insiden Tabrakan KRl Dan Kereta Api Jarak Jauh

Bekasi Timur Warta Global Jatim.id — Senin (27/4/2026) malam mencekam. Insiden tabrakan keras antara Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan kereta api jarak jauh terjadi di Stasiun Bekasi Timur (JNG) sekitar pukul 21.11 WIB.

KRL yang tengah berhenti di jalur stasiun tiba-tiba dihantam dari belakang oleh rangkaian KA jarak jauh. Dentuman keras terdengar hingga ke area sekitar stasiun, memicu kepanikan massal di dalam gerbong.

Sejumlah penumpang dilaporkan berteriak histeris, berdesakan keluar, bahkan diduga ada yang terjepit akibat benturan tersebut. Situasi di lokasi sempat kacau sebelum petugas melakukan penanganan darurat.

Insiden ini langsung melumpuhkan perjalanan kereta di lintasan vital Bekasi–Jakarta. Sejumlah perjalanan dihentikan total, sementara penumpang di berbagai stasiun terdampak terpaksa menunggu tanpa kepastian.

Fakta Cepat:
Lokasi: Stasiun Bekasi Timur (JNG)
Waktu: 21.11 WIB, Senin (27/4/2026)
Kejadian: KRL ditabrak KA jarak jauh saat berhenti
Dampak: Lintasan lumpuh total, penumpang panik

Keterangan Resmi:
Hingga berita ini diturunkan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun luka-luka.
Tim teknis saat ini tengah melakukan investigasi intensif. Dugaan awal mengarah pada gangguan sistem persinyalan atau kemungkinan human error, namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan.

Petugas gabungan telah diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan lokasi kejadian.
Perkembangan kasus ini masih berlangsung. Masyarakat diminta tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) serta pihak berwenang.Red-