NGANJUK Warta Global Jatim.id
Agenda penting segera hadir. Sidang pokok perkara yang menjerat Ketua Cabang Nganjuk, Mbak Yulma, di Pengadilan Negeri Nganjuk resmi dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 4 Mei mendatang.
Menanggapi hal tersebut, pihak pendukung yang tergabung dalam wadah "Salam Lima Jari" menyatakan akan hadir secara langsung untuk mengawal proses hukum tersebut.
Hadir Saksikan Fakta dan Bukti
Dalam keterangannya, Jhon Wadoe menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan tanpa alasan. Mereka ingin melihat langsung bagaimana fakta persidangan dan bukti-bukti yang akan dihadirkan, serta menilai kinerja aparat penegak hukum.
"Kita akan hadir dalam persidangan tersebut untuk melihat fakta dan bukti-bukti. Dengan demikian, kita akan tahu betapa parahnya para penegak hukum dalam melaksanakan tugas mereka demi keadilan," ujarnya.
Prediksi "Kejutan" yang Tidak Masuk Akal
Jhon Wadoe bahkan memberikan pernyataan keras terkait apa yang akan terjadi di meja hijau nanti. Ia memprediksi akan ada banyak hal yang mengejutkan dari pihak penuntut.
"Saya yakin sidang nanti akan penuh kejutan. Bisa-bisa kita dibuat terbelalak, tidak percaya, atau bahkan ngakak mendengar dalih dari pihak penuntut. Akan ada hal-hal yang aneh dan sama sekali tidak masuk akal," tegasnya.
Menurutnya, hal inilah yang menjadi ciri khas dari praktik kriminalisasi, yakni upaya mempidanakan seseorang dengan cara-cara yang dinilai melenceng dari keadilan.
Hukum Dinilai Jadi Komoditas
Kondisi inilah yang menurutnya membuat citra hukum di mata masyarakat jatuh. Jika penegakan hukum dipercayakan pada orang-orang yang tidak menjalankan tugas dengan benar, maka wajar jika muncul pandangan negatif di masyarakat.
"Gak salah kalau banyak orang menilai bahwa hukum kini hanyalah sebuah komoditas. Sesuatu yang sangat menguntungkan untuk diperjualbelikan oleh orang-orang yang sebenarnya tidak siap menjadi bagian dari penegakan keadilan," pungkas Jhon Wadoe.
Hingga saat ini, seluruh pihak menunggu bagaimana jalannya persidangan pada tanggal 4 Mei nanti untuk membuktikan kebenaran tersebut.(Tomo)


.jpg)