
Petugas Polres Karanganyar melakukan penyelidikan terhadap penganiyaan Karyawati Toko di Karangpandan Diduga Dilakukan oleh Dua pelaku, Rabu (16/9/26).
KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Kasus penganiayaan terhadap seorang karyawan Toko Rumah Matahari Ayu di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, terus didalami polisi. Korban berinisial N mengalami luka serius di bagian kepala setelah diserang menggunakan benda tumpul saat sedang berjaga di dalam toko, Rabu (16/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut diketahui setelah warga melaporkan kejadian kepada Polsek Karangpandan sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti serta mencari petunjuk terkait pelaku.
Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan, hasil pemeriksaan awal memastikan adanya tindak kekerasan terhadap korban. Polisi masih mendalami jenis benda yang digunakan untuk menyerang korban serta motif di balik kejadian tersebut.
"Untuk olah TKP kita baru bisa menyimpulkan telah terjadi tindak kekerasan fisik. Terkait dengan pencurian atau hanya tindak kekerasan baru kita dalami," ujar AKP Wikan, Rabu malam.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Informasi terbaru pada Kamis (17/9/2026) menyebut kondisi korban berangsur membaik dan stabil serta masih menjalani perawatan di RSUD Kartini Karanganyar.
Dari hasil penyelidikan lanjutan, polisi juga menemukan petunjuk mengenai dugaan keterlibatan dua orang dalam aksi tersebut. Rekaman CCTV toko memperlihatkan dua orang yang diduga pelaku, terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas serta peran masing-masing.
Selain rekaman CCTV, polisi mengamankan sejumlah benda dari lokasi kejadian. Salah satunya berupa palu dan benda berbahan besi. Meski demikian, AKP Wikan menegaskan penyidik masih memeriksa apakah benda-benda tersebut benar digunakan untuk menyerang korban.
"(Ada) palu, kita temukan itu di TKP. Tapi kita belum tahu pasti menggunakan itu atau bukan," kata Wikan saat memberikan perkembangan kasus pada Kamis (17/9/2026).
Petugas juga menemukan bercak darah di sejumlah bagian toko, antara lain di sekitar meja kasir dan ruang ganti. Temuan tersebut menjadi bagian dari barang bukti yang diperiksa untuk merekonstruksi rangkaian kejadian.
Sementara itu, dugaan bahwa aksi tersebut berkaitan dengan pencurian atau perampokan masih dalam penyelidikan. Polisi sebelumnya berkoordinasi dengan pemilik toko untuk memastikan apakah terdapat uang atau barang yang hilang. Perkembangan terbaru menyebut pihak pemilik toko sementara tidak menemukan adanya barang maupun uang yang hilang.
Pemilik toko, Ayu Fitriana, menyebut dua orang yang diduga terlibat sempat datang dan melihat-lihat barang sebelum kembali ke toko. Menurut keterangan Ayu kepada media, salah satu dari mereka diduga mencoba mengambil uang dari laci kasir, tetapi upaya tersebut tidak berhasil karena laci dalam keadaan terkunci.
Polisi hingga kini masih memeriksa rekaman CCTV, barang-barang yang ditemukan di TKP, serta keterangan sejumlah pihak untuk mengungkap kronologi secara utuh. Identitas terduga pelaku dan motif pasti penyerangan masih menunggu hasil penyelidikan Satreskrim Polres Karanganyar. (Joko S)


.jpg)