BREAKING NEWS | 566 SANTRI TERDAMPAK DUGAAN KERACUNAN MBG DI SIDOARJO, SPPG KALITENGAH KENA SUSPEND BERAT 30 HARI - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

BREAKING NEWS | 566 SANTRI TERDAMPAK DUGAAN KERACUNAN MBG DI SIDOARJO, SPPG KALITENGAH KENA SUSPEND BERAT 30 HARI

Thursday, 3 September 2026
Data terbaru menyebut sedikitnya 566 santri mengalami gejala dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis
SIDOARJO – WARTA GLOBAL JATIM.ID — Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memasuki babak baru.

Data terbaru menyebut sedikitnya 566 santri mengalami gejala dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9/2026).

Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan bahwa sebagian besar santri telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan pulang. Hingga Rabu (2/9), sebanyak 34 santri masih menjalani perawatan di RSI Siti Hajar Sidoarjo dan dilaporkan dalam kondisi membaik.

Yang membuat kasus ini semakin menjadi perhatian, dugaan kejadian serupa ternyata tidak hanya terjadi di lingkungan Ponpes Manbaul Hikam.
Dapur Penyedia MBG Diperiksa, 18 Lembaga Pendidikan Lain Turut Terdampak
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut terdapat 18 lembaga pendidikan lainnya yang mengalami kejadian serupa. Seluruh lembaga tersebut memiliki kesamaan, yakni menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

BGN JATUHKAN SUSPEND BERAT
Merespons kejadian tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan suspend berat selama 30 hari terhadap SPPG Sidoarjo Tanggulangin Kalitengah.
BGN juga mengusulkan agar kepala SPPG tersebut dicopot dan digantikan.
Langkah tersebut dilakukan sembari menunggu proses investigasi serta hasil pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti penyebab kejadian.

DAPUR SPPG DIPERIKSA
Tim terkait juga telah melakukan pemeriksaan terhadap dapur SPPG Kalitengah. Tim Inafis Polda Jatim melakukan olah tempat kejadian perkara, sementara unsur terkait melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas penyedia makanan MBG tersebut.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pengolahan bahan makanan, penyimpanan, kebersihan dapur hingga distribusi makanan, telah memenuhi standar keamanan pangan.
Hasil uji laboratorium masih dinantikan untuk memastikan penyebab kejadian secara ilmiah.

PEMERINTAH DIMINTA JANGAN LENGAH
Kasus ini menjadi alarm penting dalam pelaksanaan program MBG.
Program makan bergizi merupakan program strategis yang menyentuh masyarakat secara luas. Karena itu, aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama, selain kandungan gizi dan ketepatan distribusi.

Pemprov Jawa Timur sendiri menyatakan akan memanggil para pengelola dapur SPPG untuk memastikan kembali penerapan standar operasional prosedur (SOP), termasuk proses pengolahan makanan dan pengelolaan dapur.
Pengawasan juga didorong semakin diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

JANGAN SAMPAI PROGRAM BAIK TERCORENG KARENA PENGAWASAN LEMAH
MBG merupakan program yang memiliki tujuan baik, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak Indonesia.
Namun, program sebesar apa pun membutuhkan pengawasan yang kuat.
Makanan bergizi harus dipastikan aman dikonsumsi.

Kasus di Sidoarjo menjadi pengingat bahwa setiap tahapan harus diawasi secara serius, mulai dari bahan baku, proses memasak, kebersihan dapur, pengemasan, waktu distribusi hingga makanan diterima oleh para penerima manfaat.

Masyarakat kini menunggu hasil investigasi dan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Yang terpenting, keselamatan dan kesehatan para santri serta seluruh penerima manfaat harus menjadi prioritas utama.

WARTA GLOBAL JATIM.ID
Media Cepat, Akurat & Terpercaya
Pimpinan Redaksi
Nur Cholis