
Bhabinkamtibmas Timuran saat mendampingi Pelajar SMP Negeri 10 Surakarta, Senin (28/9/26).
SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman terus dilakukan jajaran Polresta Surakarta. Salah satunya melalui kegiatan sambang dan patroli Bhabinkamtibmas Timuran Polsek Banjarsari di SMP Negeri 10 Surakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Timuran Aipda Sumarno, S.H., tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada sejumlah pelajar yang dinilai membutuhkan perhatian terkait kedisiplinan dan perilaku di lingkungan sekolah.
Aipda Sumarno memberikan konseling secara humanis kepada beberapa siswa yang diketahui memiliki kebiasaan merokok, membolos, maupun terlibat dalam perilaku perundungan atau bullying. Pendekatan dilakukan melalui komunikasi langsung dan pemberian pemahaman agar para siswa menyadari dampak negatif dari perilaku tersebut.
Para pelajar juga diajak memahami pentingnya menaati tata tertib sekolah, menghormati guru, menjaga pertemanan, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kapolsek Banjarsari Kompol Harno mengatakan, pendampingan terhadap pelajar merupakan bagian dari kepedulian kepolisian terhadap perkembangan anak dan lingkungan pergaulannya.
“Anak-anak kami berikan pemahaman agar menaati aturan sekolah, menghormati guru dan menjaga hubungan baik dengan teman. Kami juga mengingatkan agar tidak merokok, tidak membolos dan tidak melakukan bullying,” ujar Kompol Harno.
Selain memberikan konseling, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada para siswa agar lebih serius mengikuti kegiatan belajar. Pelajar diingatkan untuk mendengarkan arahan guru, mengatur waktu dengan baik, menjaga kesehatan, serta menerapkan pola hidup disiplin.
Aipda Sumarno juga mengingatkan siswa agar tidak bermain hingga larut malam, tidak merokok di lingkungan sekolah, serta menghindari perkataan kasar dan ucapan yang dapat menyakiti orang lain.
“Fokus belajar, dengarkan dan hormati guru. Jangan bermain sampai larut malam, jangan merokok di kelas, dan jangan membully teman. Hindari juga kata-kata yang tidak pantas maupun ucapan kotor,” pesan Aipda Sumarno kepada para siswa.
Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di sekolah tidak semata-mata berkaitan dengan pengamanan. Komunikasi yang terbangun secara rutin diharapkan dapat membuat polisi lebih dekat dengan pelajar sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat diketahui dan ditangani lebih awal.
Aipda Sumarno juga mengajak para siswa bersama-sama menjaga suasana sekolah agar tetap aman dan nyaman. Ia meminta pelajar tidak ragu menyampaikan persoalan yang mereka alami kepada guru maupun Bhabinkamtibmas.
“Anak-anak semua fokus belajar dan bersama-sama menjaga keamanan sekolah agar tetap aman dan nyaman. Kalau ada permasalahan, jangan takut untuk menyampaikan kepada guru maupun Bhabinkamtibmas,” pungkasnya.
Kegiatan sambang tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi preventif dengan kalangan pelajar. Pendekatan secara langsung diharapkan dapat membantu mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih kondusif bagi kegiatan belajar mengajar. (Joko S)


.jpg)