
SURABAYA | Warta Global Jatim.id – Tahlil malam keempat almarhum H. M. Su’ud, mantan Ketua Ranting Ishari Mejoyo periode 2008, digelar pada Senin, 10 Agustus 2026, di kediaman almarhum, Mejoyo 2 Pijenan, Rungkut Surabaya.
Kegiatan dimulai pukul 19.15 WIB hingga selesai. Puluhan warga dan jamaah tampak antusias hadir untuk bersama-sama mengirimkan doa kepada almarhum melalui pembacaan tahlil.

Pembacaan tahlil dipimpin oleh Gus Zamam Suyuti. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin KH. Ali Marzuqi, Pengasuh Pondok Pesantren Langitan.

Tahlil malam keempat ini terasa istimewa karena turut dihadiri sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama, di antaranya Ketua MWCNU Rungkut KH. Mas’ad Azaya serta KH. Ali Marzuqi, Pengasuh PP Langitan. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk penghormatan dan perhatian kepada almarhum yang semasa hidupnya aktif dalam kegiatan kejam’iyahan, khususnya di lingkungan Ishari.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Jamaah mengikuti pembacaan tahlil dengan khusyuk hingga kemudian ditutup dengan doa bersama untuk almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.
Mengirim Doa untuk Orang yang Telah Wafat
Mendoakan orang-orang beriman yang telah meninggal dunia memiliki dasar dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hasyr ayat 10:
“Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami...”
Ayat tersebut menjadi salah satu landasan anjuran bagi umat Islam untuk memohonkan ampunan dan kebaikan bagi saudara-saudara seiman yang telah lebih dahulu meninggal dunia.
Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadis riwayat HR. Muslim bahwa ketika manusia meninggal dunia, amalnya terputus kecuali tiga perkara, salah satunya adalah anak saleh yang mendoakannya.
Tradisi tahlil dan doa bersama yang dilakukan warga menjadi sarana untuk memanjatkan permohonan kepada Allah SWT agar almarhum H. M. Su’ud mendapatkan ampunan, rahmat, serta tempat terbaik di sisi-Nya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga Mejoyo dalam mengenang jasa serta pengabdian almarhum semasa hidup.
Semoga almarhum H. M. Su’ud mendapatkan maghfirah dan rahmat Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aamiin.red- cholis moden


.jpg)