Dua Warga Prayungan Hilang Misterius, Diduga Diciduk Polda Jatim Bersama Satu Orang Luar Kabupaten Terkait Sabu - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Dua Warga Prayungan Hilang Misterius, Diduga Diciduk Polda Jatim Bersama Satu Orang Luar Kabupaten Terkait Sabu

Monday, 10 August 2026

 
NGANJUK  Warta Global Jatim.id
Kabar mengejutkan sekaligus mencekam mengguncang warga Desa Prayungan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Senin (10/8/2026). Dua warga setempat berinisial VN dan PR dilaporkan hilang secara misterius. Keduanya diduga telah ditangkap tim Polda Jatim dalam kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu-sabu yang beroperasi di wilayah tersebut.
 
Bahkan, informasi yang berkembang menyebutkan, dalam peristiwa itu ada tiga orang yang digerebek dua warga Desa Prayungan dan satu orang lagi dari luar kabupaten. Kabar ini menyebar luas di tengah masyarakat sejak siang hari, memicu spekulasi sekaligus kekhawatiran warga.

Kepala Desa Prayungan, Lasirin, membenarkan adanya kabar tersebut saat dikonfirmasi awak media. Ia mengaku mendapat laporan langsung dari Kepala Dusun setempat.
 
"Saya juga tidak tahu pasti detailnya, namun tadi saya dikabari oleh Kasun bahwa ada tiga orang  VN dan PR warga desa sini, dan yang satu dari wilayah luar kabupaten  digerebek tim Polda Jatim. Diduga kuat terkait peredaran obat terlarang," ujar Lasirin.
 
Ia menambahkan, kabar yang beredar menyebutkan penggerebekan ini merupakan pengembangan dari penangkapan di daerah lain, bukan operasi murni di wilayah Nganjuk.
 
"Namun dari kabar yang beredar, penggerebekan ini merupakan pengembangan penangkapan di daerah lain, di luar Kabupaten Nganjuk," tegasnya.
 
Lasirin mengaku baru menerima informasi dari Kasun dan belum menerima pemberitahuan resmi dari pihak berwenang. Ia juga membenarkan bahwa VN dan PR sama-sama bekerja sebagai karyawan di salah satu PT peternakan unggas  peternakan itik dan bebek yang beroperasi di desanya. Hingga kini belum ada penjelasan apakah perusahaan tempat mereka bekerja juga mengetahui dalam kasus tersebut.
 
Saat dimintai konfirmasi terkait penangkapan,Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk, AKP Hafid Dian Maulidi, memberikan jawaban singkat melalui pesan WhatsApp.
 
"Maaf nggak ada," tulis Hafid secara singkat.Ketidakjelasan informasi ini justru memicu semakin banyak pertanyaan di kalangan warga. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Polda Jatim maupun keluarga kedua orang tersebut. Belum diketahui pula status mereka sebagai tersangka maupun lokasi penahanan saat ini.
 
Masyarakat berharap pihak berwenang segera memberikan kejelasan, agar tidak menimbulkan keresahan berlebih di tengah warga Prayungan.(Tomo)