
Jatim.wartaglobal.id
KOTA BATU – 7 agustus 2026 . Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jawa Timur secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Bambang Pramono sebagai Ketua FPRB Kota Batu untuk periode jabatan 2026 hingga 2029. Pengumuman ini menandai babak baru dalam upaya penguatan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana di wilayah Kota Wisata Batu.
Melalui poster resmi yang dirilis, FPRB Jawa Timur menegaskan dukungannya penuh terhadap kepemimpinan Bambang Pramono. Organisasi tingkat provinsi berharap agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan semangat baru, serta mampu memperkuat kolaborasi antar elemen masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih efektif.
Visi utama yang diusung dalam periode kepemimpinan ini sejalan dengan tagline FPRB, yaitu mewujudkan Kota Batu yang Tangguh, Aman, dan Berdaya dalam menghadapi potensi bencana. Fokus ini menjadi sangat krusial mengingat karakteristik geografis Kota Batu yang memiliki topografi pegunungan dan rawan terhadap berbagai jenis bencana alam maupun non-alam.
Bambang Pramono diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat lokal melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Peningkatan kapasitas ini tidak hanya terbatas pada aspek teknis penanganan darurat, tetapi juga mencakup edukasi mitigasi sejak dini agar budaya sadar bencana dapat tertanam kuat di setiap kecamatan.
Kolaborasi menjadi kata kunci dalam periode 2026-2029 ini, di mana FPRB Kota Batu didorong untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, swasta, hingga komunitas relawan. Sinergi ini penting untuk memastikan bahwa sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal demi keselamatan bersama.
Slogan "Tangguh Bersama, Selamat Semua" yang tercantum dalam rilis tersebut mencerminkan filosofi kerja FPRB yang mengedepankan gotong royong. Tidak ada satu pun pihak yang bisa bekerja sendiri dalam manajemen bencana; keberhasilan pengurangan risiko bencana adalah hasil dari kerja kolektif seluruh warga Kota Batu.
FPRB Jawa Timur juga menekankan motto "Bersama, Bermanfaat, Bermartabat" sebagai landasan gerak organisasi di lapangan. Hal ini mengisyaratkan bahwa kehadiran FPRB Kota Batu di bawah pimpinan Bambang Pramono harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga martabat korban maupun relawan dalam setiap aksi kemanusiaan.
Harapan besar juga disematkan agar pengurus baru dapat membawa inovasi dalam metode pembinaan desa tangguh bencana. Dengan tantangan iklim yang semakin tidak menentu, pendekatan konvensional mungkin perlu disesuaikan dengan teknologi dan kearifan lokal yang ada di Kota Batu saat ini.
Selamat bertugas kepada Bapak Bambang Pramono beserta jajaran pengurus FPRB Kota Batu periode 2026-2029. Semoga langkah-langkah strategis yang akan diambil kelak benar-benar menjadikan Kota Batu sebagai model kota tangguh bencana yang inspiratif bagi wilayah lain di Jawa Timur.
Red/fer


.jpg)