Jatim.wartaglobal.id
KOTA BATU – 19 April 2026 Kegiatan sosialisasi bertema pengolahan sampah mandiri skala rumah tangga digelar di kediaman Ibu Lilik, pengurus PKK yang beralamat di RT 02 RW 06, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan warga dalam mengelola sampah secara mandiri demi menjaga kebersihan lingkungan.
Fokus utama dari kegiatan edukasi ini adalah mengajarkan masyarakat untuk mengoptimalkan penggunaan tong bekas sebagai wadah atau tempat proses penguraian sampah organik. Metode ini dipilih karena sangat praktis, ekonomis, dan mudah dibuat sendiri oleh setiap keluarga tanpa memerlukan biaya yang mahal.
Dalam kesempatan ini, narasumber yang dihadirkan adalah Danu Rahardian, yang merupakan pengurus Pelaku Usaha Kota Batu di Divisi Kebersihan dan Pengolahan Sampah. Beliau dikenal sebagai sosok yang pernah menorehkan prestasi dengan memenangkan lomba tingkat kota melalui program dan alat pengolah limbah sampah ciptaannya sendiri.
Danu Rahardian, yang juga merupakan binaan langsung Wakil Walikota Batu ๐๐๐ก๐ ๐๐ช๐ฎ๐๐ฃ๐ฉ๐ค ๐.๐., ๐.๐., didampingi oleh beberapa anggota Dewan yang bertindak sebagai pembina. Kehadiran mereka memberikan nilai tambah tersendiri karena berbagi pengalaman dan ilmu yang telah teruji serta mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Materi yang disampaikan mencakup teknik pengolahan sampah yang benar, mulai dari pemilahan jenis sampah hingga cara pengisian dan perawatan alat pengurai yang terbuat dari tong bekas tersebut. Para peserta diberikan pemahaman mendalam agar nantinya bisa mempraktikkannya langsung di rumah masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi dan kelanjutan dari program ini, dilakukan penyerahan instalasi alat pengolahan sampah tersebut secara simbolis. Alat yang telah dimodifikasi itu diserahkan langsung kepada Ketua RT 02, Ibu Tutik, agar dapat segera dimanfaatkan dan menjadi percontohan bagi warga sekitar.
Ibu Tutik selaku Ketua RT 02 RW 06 menyampaikan harapannya agar bantuan dan ilmu yang diberikan ini dapat memberikan manfaat yang luas. Beliau berpesan agar ke depannya tidak hanya satu titik saja yang memiliki fasilitas ini, namun setiap rumah dapat menerapkannya.
Lebih jauh lagi, diharapkan kelompok Panca Wisma maupun Dasa Wisma di wilayah tersebut juga bisa turut serta mendapatkan manfaat yang sama. Penerapan metode OSAMTU atau Olah Sampah Tuntas diharapkan dapat menjadi budaya baru yang diterapkan secara menyeluruh di lingkungan tersebut.
Tutik juga menyampaikan Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga menjadi lebih tertata dan ramah lingkungan. Upaya pemanfaatan barang bekas menjadi alat yang berguna ini menjadi langkah nyata warga Kelurahan Sisir dalam menjaga kelestarian alam dan kenyamanan bersama tambahnya nya.
[fer]


.jpg)