Silaturahmi PWRI Purworejo Perkuat Komitmen Profesionalisme dan Independensi Pers - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Silaturahmi PWRI Purworejo Perkuat Komitmen Profesionalisme dan Independensi Pers

Monday, 27 April 2026
Persatuan Wartawan Republik Indonesia

PURWOREJO — Warta Global Jatim.id — Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Purworejo menggelar halalbihalal dan temu kangen dalam suasana hangat penuh kekeluargaan di Desa Jatingarang, Kecamatan Bayan, Minggu (26/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di kediaman Bendahara PWRI, Joko Hartono ini menjadi momentum penting memperkuat soliditas sekaligus meneguhkan komitmen profesi jurnalis.


Ketua PWRI Purworejo, Alex Saputra, hadir bersama jajaran pengurus dan anggota. Turut serta Ketua SIJI Purworejo, Mustakim atau Gus Takim, yang memberikan penekanan kuat pada pentingnya integritas pers.

Dalam sambutannya, Alex menegaskan bahwa kebersamaan menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang sehat dan profesional.

“Kegiatan ini sederhana, tetapi sarat makna. Ini adalah ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kekompakan, sekaligus mengenalkan anggota baru,” ujarnya.
Alex juga mengingatkan bahwa eksistensi wartawan ditentukan oleh kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan.

“PWRI harus dibangun dengan karya nyata. Wartawan harus profesional, berintegritas, dan konsisten menyajikan informasi yang benar,” tegasnya.

Sementara itu, Gus Takim menyoroti esensi halalbihalal sebagai tradisi pemersatu yang relevan sepanjang waktu, tidak terbatas pada bulan Syawal.

“Halalbihalal adalah simbol menyelesaikan persoalan dan merajut kembali persatuan. Ini penting, termasuk bagi insan pers,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan peran strategis pers sebagai garda terdepan dalam menjaga demokrasi dan mengawal kepentingan publik.

“Wartawan adalah corong masyarakat. Harus independen, tidak boleh terafiliasi kepentingan tertentu. Informasi yang disampaikan harus akurat, bukan hoaks,” tandasnya.

Menurutnya, kekompakan insan pers menjadi kunci dalam menekan berbagai penyimpangan, termasuk korupsi dan penyalahgunaan hukum.
“Jika pers solid dan independen, maka kontrol sosial akan berjalan maksimal. Ini kekuatan besar yang harus dijaga bersama,” tambahnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga penegasan sikap bahwa wartawan dituntut tetap profesional, independen, dan berpihak pada kebenaran di tengah derasnya arus informasi.Red-