GRESIK, Warta Global Jatim.id — Ribuan jamaah ISHARI dari berbagai penjuru Jawa Timur memadati Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, dalam gelaran Haul Akbar para sesepuh, Minggu malam (13/4/2026).
Sejak ba’da Isya, kawasan ponpes berubah menjadi lautan manusia. Jamaah datang dari Surabaya, Madura, Gresik, Jombang, hingga berbagai kabupaten/kota lainnya, menandai besarnya magnet spiritual haul serta kuatnya jejaring Jam’iyah ISHARI di Jawa Timur.
Agenda utama berupa pembacaan sholawat berlangsung khidmat, namun penuh energi kebersamaan. Lantunan sholawat menggema, menjadi simbol hidupnya tradisi Ahlussunnah wal Jamaah yang terus dirawat lintas generasi.
Tak hanya menjadi forum spiritual, kegiatan ini juga menunjukkan soliditas organisasi. Keterlibatan Banser Gresik bersama para santri menjadi garda terdepan dalam pengamanan. Personel disiagakan di titik-titik krusial untuk mengurai kepadatan, mengatur arus lalu lintas, serta memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan aman.
Momentum ini menegaskan bahwa ISHARI bukan sekadar komunitas sholawat, melainkan kekuatan sosial-keagamaan yang menjaga tradisi, memperkuat ukhuwah, dan menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW di tengah masyarakat.
Di tengah arus modernisasi, kehadiran ribuan jamaah menjadi sinyal kuat bahwa nilai-nilai Aswaja tetap kokoh dan relevan. Haul ini bukan hanya seremoni tahunan, melainkan ruang konsolidasi spiritual sekaligus penguatan identitas keislaman yang moderat dan berakar.
Acara ditutup dengan doa bersama yang berlangsung penuh kekhusyukan, menjadi penegas bahwa seluruh rangkaian kegiatan bermuara pada harapan keberkahan, keselamatan, dan keberlanjutan tradisi.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali, menghapus sepuluh dosa, dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan." (HR. An-Nasa’i).red—


.jpg)