Surabaya – Warta Global Jatim.id— Garda Bangsa Dukung Abah Musyafak dalam MUSCAB DPC PKB Kota Surabaya 2026
Tolak Eksperimen Politik! Garda Bangsa Sebut Hanya Abah Musyafak yang Mampu 'Hijaukan' Surabaya di 2029. Di tengah bursa calon pemimpin yang seringkali hanya bermodal popularitas sesaat, Garda Bangsa Kota Surabaya menolak keras adanya 'eksperimen politik' di tubuh DPC PKB Kota Surabaya. Menjelang MUSCAB DPC PKB Kota Surabaya pada tanggal 4 April 2026 mendatang, Garda Bangsa mengusulkan kursi Ketua DPC 2026-2031 terkunci untuk Drs. M. Musyafak.
"Mesin partai saat ini sedang dalam performa puncak dengan 3 dari 5 kursi legislator di isi oleh anak anak muda (Mbak Ais, Mas Bagus, Mas Afif) serta dominasi pengurus milenial di akar rumput (DPAC dan DPRt)." jelas Mas Uuth
Ketua Garda Bangsa Surabaya, Nasfa Uuth Akhmadie, menyoroti bahwa target Pemilu 2029 terlalu krusial untuk diserahkan kepada sosok coba-coba.
“Anak muda punya Semangat kerja tinggi, tapi kami butuh rem dan peta jalan yang akurat. Abah Musyafak punya keduanya," ujar Mas Uuth
Keberhasilan beliau yang kini juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jawa Timur menjadi bukti validitas sistem manajemen partai yang dibangunnya. Ini bukan soal kultus individu, melainkan keputusan organisatoris berbasis data dan hasil. Garda Bangsa menegaskan bahwa bimbingan dari sosok dengan jam terbang tinggi adalah syarat mutlak bagi pengembangan kelembagaan partai ke depan.
Kestabilan adalah kunci lipatgandakan kemenangan! Untuk seluruh kader PKB, jadikan MUSCAB DPC PKB Kota Surabaya pada tanggal 4 April 2026 ini sebagai momentum Kebangkitan dan Kesolidan. Dukung pemimpin yang sudah terbukti, mari songsong 2029 bersama Abah Musyafak!.


.jpg)