Parade Oklik Ramadhan 2026 Siap Guncang Bojonegoro, Tradisi Musik Bambu Dihidupkan Kembali
BOJONEGORO –Jatim.Wartaglobal.id - Semarak bulan suci Ramadhan di Bojonegoro akan semakin meriah dengan digelarnya Parade Oklik Ramadhan Bojonegoro 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro. Jumat 06/03/2026.
Kegiatan ini menjadi ajang pelestarian seni tradisional sekaligus hiburan masyarakat.
Parade budaya tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026 mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, dengan titik start di Jalan P. Mas Tumapel Bojonegoro.
Rute parade akan melintasi sejumlah jalan utama kota sebelum kembali finish di lokasi yang sama.
Parade Oklik merupakan tradisi musik bambu khas masyarakat yang biasanya dimainkan saat bulan Ramadhan untuk membangunkan sahur.
Kini, tradisi tersebut dikemas menjadi atraksi budaya yang menarik dan penuh kreativitas.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro Elzadeba agustina,SH. MKes.
menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata menjaga warisan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Parade Oklik ini menjadi ruang kreativitas bagi kelompok seni masyarakat sekaligus upaya melestarikan tradisi khas Bojonegoro yang sudah turun-temurun,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, setiap kelompok peserta minimal terdiri dari 10 orang dan wajib menampilkan musik oklik dengan komposisi 60 persen alat musik bambu dan 40 persen musik pendukung lainnya.
Setiap kelompok juga akan tampil selama maksimal tiga menit di depan panggung kehormatan sebelum melanjutkan parade.
Selain itu, peserta juga diminta membuat konten kreatif di media sosial dengan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri untuk mempromosikan kegiatan tersebut secara luas.
Untuk menambah semangat peserta, panitia juga menyiapkan hadiah menarik. Juara pertama akan mendapatkan Rp2.500.000 dan sertifikat, juara kedua Rp2.250.000, juara ketiga Rp2.000.000, serta hadiah kategori harapan.
Pendaftaran kegiatan ini gratis dan terbuka bagi kelompok kesenian dari Bojonegoro maupun luar daerah. Namun pendaftaran akan ditutup sewaktu-waktu apabila kuota peserta telah terpenuhi.
Melalui Parade Oklik Ramadhan 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap tradisi lokal dapat terus berkembang, menjadi daya tarik wisata budaya, sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah masyarakat.
Parade ini diprediksi akan menjadi salah satu agenda wisata Ramadhan paling meriah di Bojonegoro, yang tidak hanya menyuguhkan musik tradisional, tetapi juga kreativitas seni, budaya, dan kebersamaan masyarakat.
Red : Bram.


.jpg)