Warta Global Jatim.id
Warga Dusun Miren, Desa Sidoharjo, melakukan aksi protes kreatif dengan menanami jalan rusak menggunakan pohon pisang. Aksi tersebut langsung mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Bupati Marhaen Djumadi bersama Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera meninjau lokasi dan menyampaikan solusi konkret atas keluhan jalan rusak yang telah berlangsung lama. Kunjungan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk segera memperbaiki infrastruktur yang menjadi perhatian masyarakat.
Dalam dialog dengan warga, Bupati memastikan bahwa perbaikan tidak hanya difokuskan pada satu titik, melainkan empat segmen sekaligus. Ruas jalan yang akan diperbaiki meliputi Miren–Blimbing, gorong-gorong Miren yang jebol, akses Mukuh–Miren, serta ruas Mukuh–Banjaranyar. Total panjang yang akan ditangani diperkirakan sekitar 800 meter, guna mendukung kelancaran aktivitas warga, terutama pelajar dan petani yang sangat bergantung pada akses jalan tersebut.
Pemkab Nganjuk menetapkan langkah cepat dengan melakukan survei teknis segera setelahnya. Pengerjaan fisik direncanakan akan dimulai akhir Februari atau awal Maret, dengan target selesai sebelum Idul Fitri. Meskipun menghadapi pemangkasan anggaran daerah, pemerintah memastikan proyek tetap berjalan dengan mengalihkan prioritas anggaran dari bidang lain. Respons terbuka Bupati terhadap aspirasi warga berhasil meredakan ketegangan, dan masyarakat menyambut positif langkah nyata yang dilakukan pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur.. (Tomo-red)


.jpg)