Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan
BOJONEGORO – Jatim.Wartaglobal.id - Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang bersinergi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, pemerintah daerah kembali menggelar Gerakan Pangan Murah di Balai Desa Sumuragung, Selasa (24/2/2026).
Program ini menjadi angin segar bagi warga yang tengah menjalankan ibadah puasa. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, mulai dari beras SPHP, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, bawang putih, bawang merah, cabai, hingga tomat.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bazar sembako murah, melainkan langkah strategis pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan harga pangan yang kerap terjadi selama Ramadhan.
Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Pemkab Bojonegoro. Hadir langsung dalam kegiatan itu Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah.
Sebelum meninjau kegiatan pangan murah, keduanya menyempatkan melihat stand Bazar UMKM Bahagia yang turut meramaikan acara dan menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.
Safari Ramadhan merupakan agenda tahunan pemerintah daerah sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat, tokoh agama, serta alim ulama.
Selain kegiatan ekonomi, rangkaian acara juga diisi dengan santunan bagi anak yatim dan dhuafa, tausiyah keagamaan, penguatan nilai persatuan, hingga buka puasa bersama.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Kebersamaan ini harus terus kita jaga demi mewujudkan Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sumuragung, Mashadi, menyampaikan apresiasi atas program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun 2025 yang telah membantu pembangunan infrastruktur desa, termasuk akses jembatan penghubung menuju wilayah Kecamatan Balen.
Keberadaan jembatan tersebut dinilai memperlancar konektivitas dan aktivitas ekonomi warga.
Melalui Gerakan Pangan Murah dan Safari Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga di bulan penuh berkah.
Langkah konkret tersebut menjadi bukti bahwa stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama selama Ramadhan.


.jpg)