IURAN KOMITE INSIDENTAL"  KRITIK TAJAM  PRATIK PUNGLI DI SEKOLAH, DPRD HARUS BERGERAK! - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

IURAN KOMITE INSIDENTAL"  KRITIK TAJAM  PRATIK PUNGLI DI SEKOLAH, DPRD HARUS BERGERAK!

Thursday, 26 February 2026

Nganjuk Warta Global Jatim.id

John Wadoe Ketua Aktivis Salam Lima Jari Nganjuk menyatakan: "Kalimat 'iuran komite insidental' adalah yang paling bangsat dan mengada-ada yang pernah saya dengar." Kritik ini tidak bisa dianggap sepele, karena menyampaikan keresahan besar dari wali murid di Nganjuk.

BERAPA BANYAK YANG DIAMBIL?..

Menurut John, beberapa orang menggunakan nama "iuran komite" untuk mengumpulkan uang tanpa jelas tujuan dan besarnya. Mereka ingin memperkaya diri dan membodohi orang tua siswa.Jika dihitung dari jumlah siswa di satu sekolah saja, uang yang terkumpul bisa mencapai milyaran rupiah , ini seperti perampokan!.Yang lebih menyakitkan, uang yang harus dibayar wali murid jauh lebih banyak dari bantuan pemerintah seperti PIP dan Dana BOS yang diberikan untuk setiap siswa.

PENDIDIKAN ADALAH TANGGUNG JAWAB NEGARA

Negara sudah memberikan anggaran melalui BOS, PIP, dan program lain untuk membantu sekolah. Ini juga sebagai ucapan terima kasih kepada wali murid yang menyekolahkan anaknya – karena mereka sedang membantu menjaga masa depan negara.
Tapi jika guru atau komite sekolah malah mengumpulkan uang dengan alasan yang tidak jelas, itu bukan hanya mengkhianati kepercayaan, tapi juga merampok masa depan bangsa.

KEPOLISIAN DAN KEJAKSAAN HARUS BERGERAK

Instansi hukum tidak boleh diam. Setiap laporan tentang pungli atau penyalahgunaan kekuasaan di sekolah harus diteliti tuntas. Jika terbukti benar, pelaku harus mendapatkan hukuman agar tidak ada yang berani mengulanginya.Pesan sederhananya: jangan takut untuk melaporkan hal yang salah! Melindungi hak wali murid dan siswa sama dengan melindungi masa depan kita semua.

LHO, DPRD? APAKAH DIAM SAJA?

Ingat ya kawan-kawan kamu adalah DPR! Ini tanggung jawabmu untuk bersuara, bergerak, dan memastikan anak-anak Nganjuk punya masa depan yang baik.Jangan bilang "itu tugas komisi ini atau itu", jangan bilang "background saya seperti ini atau itu". Yang jelas, kamu adalah orang partai, kamu adalah politikus. Ini masalah politik dan tanggung jawab politik yang harus kamu pikul!..(Tomo)