Jatim.wartaglobal.id|LAMONGAN, JAWA TIMUR - Sabtu (23/1/2026) pagi, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan menunjukkan komitmen nyata dalam pelestarian lingkungan dan pelayanan kepada masyarakat. Para anggota fraksi turun langsung melakukan kerja bakti membersihkan sumbatan sampah di Kali Konang, yang terletak di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anggota Fraksi PDI-P DPRD Lamongan, melainkan juga bersama Tim Relawan Ngaos Sae Wiyoto, pengurus Panitia Amarah Cabang (PAC), Ranting, hingga Anak Ranting PDI-P Kelurahan Babat. Hadir pula sebagai pendamping adalah Lurah Babat Anton serta tim petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan.
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Lamongan, Erna Sujarwati yang akrab disapa Ning Erna, menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih kali ini merupakan bagian dari gerakan nasional "Merawat Pertiwi" yang digalakkan oleh partainya. Selain itu, kegiatan ini juga digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Hj. Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-P yang juga merupakan Deklarator gerakan tersebut.
"PDI Perjuangan selalu menekankan pada kerja-kerja kerakyatan yang nyata di tengah masyarakat. Kami tidak hanya berbicara tentang kepedulian terhadap lingkungan, melainkan juga menunjukkan dengan tindakan konkret," ujar Erna Sujarwati saat ditemui usai kegiatan, Jumat (23/1/2026). Menurutnya, merawat alam adalah investasi penting bagi masa depan bangsa. "Merawat Pertiwi adalah wujud keberpihakan kami terhadap kelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan bagi generasi mendatang," tambahnya.
Tak hanya fokus pada membersihkan kali, Ning Erna juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan warga sekitar. Dalam pertemuan tersebut, banyak warga yang mengungkapkan keluhan terkait masalah banjir yang kerap menghantui wilayah Kelurahan Babat. Menurut warga, saat musim hujan dengan intensitas tinggi, air akan menggenang di pemukiman dan baru bisa surut setelah tiga hari lamanya.
Menanggapi keluhan warga, Ketua Fraksi PDI-P DPRD Lamongan menegaskan bahwa ia akan menangani permasalahan banjir di Babat secara serius. "Aspirasi warga mengenai penanganan air yang menggenang hingga berhari-hari ini menjadi catatan penting bagi kami di Fraksi. Kami akan segera mengawal proses pencarian solusi permanen melalui mekanisme kerja legislatif di tingkat daerah," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Relawan Ngaos Sae Wiyoto menyampaikan usulan teknis terkait penanganan banjir kepada Erna Sujarwati. Relawan tersebut mengajukan permintaan untuk pembangunan kembali rumah pompa yang representatif di wilayah Bedahan, Kelurahan Babat, dengan standar yang serupa dengan rumah pompa yang sudah beroperasi di wilayah Sawo, Kelurahan Babat.
Wiyoto menjelaskan bahwa keberadaan rumah pompa yang mumpuni dan berstandar teknis baik dipercaya bisa menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembuangan air genangan menuju saluran pembuangan akhir. "Dengan adanya rumah pompa yang memadai, kami yakin durasi waktu genangan air di pemukiman warga bisa dipangkas secara signifikan," ujarnya.
Kegiatan kerja bakti dan serapan aspirasi ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak langsung pada kebersihan Kali Konang, melainkan juga menjadi langkah awal yang konkret dalam menangani permasalahan banjir yang sudah lama menjadi beban masyarakat Kelurahan Babat. Fraksi PDI-P DPRD Lamongan berjanji akan segera menyusun rancangan kebijakan atau usulan anggaran untuk mewujudkan solusi yang diusulkan oleh relawan dan masyarakat.[fer]


.jpg)