
Mobil Pelatih Olahraga Disabilitas Dibobol Pencuri di Parkiran di kawasan Lapangan Sepakbola Blulukan Colomadu Karanganyar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta, Senin (12/10/26).
KARANGANYAR, WARTAGLOYAL.id --
Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil menimpa Porwo Adisa, seorang pelatih olahraga penyandang disabilitas asal Boyolali. Kendaraan miliknya dibobol kawanan pencuri saat terparkir di kawasan Lapangan Sepak Bola Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp80 juta.
Peristiwa itu terjadi ketika Porwo sedang mengurus dokumen paspor di Kantor Imigrasi Surakarta. Saat korban tidak berada di dekat kendaraannya, pelaku diduga memecahkan kaca mobil untuk mengambil sejumlah barang berharga yang tersimpan di dalam kabin.
Barang-barang yang hilang meliputi uang tunai sebesar Rp60 juta, satu unit laptop MacBook, serta dua dokumen Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp80 juta.
Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Srikadiyono, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan menelusuri kronologi kejadian.
“Sudah ada laporan dan ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap pelakunya,” kata AKP Wikan Srikadiyono di Karanganyar, Senin (12/10/2026).
Wikan menjelaskan, pelaku diduga telah mengincar kendaraan korban sebelum menjalankan aksinya. Modus yang digunakan yakni memecahkan kaca mobil untuk memudahkan pelaku mengambil barang-barang berharga di dalam kendaraan.
“Ini masih dalam penyelidikan tim lapangan,” ujarnya.
Saat ini, Satreskrim Polres Karanganyar masih mengumpulkan petunjuk dan mendalami informasi di sekitar lokasi kejadian. Upaya tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku sekaligus mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Polisi belum menyampaikan informasi mengenai identitas maupun jumlah pelaku yang diduga terlibat. Perkembangan penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap kasus tersebut dan membantu penelusuran barang-barang milik korban yang hilang.
Masyarakat diimbau tetap waspada ketika memarkirkan kendaraan, terutama di tempat umum. Pemilik kendaraan juga disarankan tidak meninggalkan uang tunai dalam jumlah besar atau barang berharga di dalam mobil guna mengurangi risiko menjadi sasaran pencurian.
Catatan: Informasi dalam berita ini disusun berdasarkan bahan yang diberikan. Hingga informasi tersebut disampaikan, belum ada keterangan lanjutan mengenai penangkapan pelaku atau perkembangan resmi penyelidikan. Karena itu, informasi terbaru di luar bahan tersebut tidak ditambahkan agar tidak menimbulkan klaim yang belum terverifikasi. (Joko S)


.jpg)