​Sinergi Kesehatan & Ekonomi: Bupati Bojonegoro Luncurkan Desa Sehat JKN dan Koperasi Merah Putih - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

​Sinergi Kesehatan & Ekonomi: Bupati Bojonegoro Luncurkan Desa Sehat JKN dan Koperasi Merah Putih

Tuesday, 12 May 2026


BOJONEGORO – jatim.wartaglobal.id -  Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui peluncuran program Desa Sehat JKN dan peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Acara ini dipusatkan di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, pada Senin (11/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, bersama jajaran Forkopimda, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, serta berbagai mitra perbankan dan kesehatan.

Transformasi Layanan Kesehatan Digital

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bojonegoro, Wahyu Giyanto, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan. Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah integrasi sistem antrean online.

“Dengan antrean online, verifikasi data pasien langsung terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. Masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama di bagian administrasi rumah sakit,” ujar Wahyu. Selain itu, KDKMP kini juga melayani pembayaran iuran JKN guna memastikan kepesertaan warga tetap aktif.

Koperasi Merah Putih: Dari Sembako hingga Klinik

Dandim Bojonegoro, Letkol Inf. Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa KDKMP dirancang sebagai motor ekonomi desa yang multifungsi. Tidak hanya menyediakan sembako murah, koperasi ini juga berfungsi sebagai:

  • Wadah Ekonomi: Layanan simpan pinjam bagi warga desa.
  • Fasilitas Kesehatan: Menyediakan klinik kesehatan tingkat awal bagi anggota.
  • Keuntungan Sosial: Sebanyak 77 persen keuntungan usaha akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk voucher belanja.

Target Operasional di Seluruh Desa

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menetapkan target ambisius untuk pemerataan program ini. Sebanyak 85 desa ditargetkan mulai mengoperasikan KDKMP pada 16 Mei 2026. Sementara itu, seluruh 430 desa dan kelurahan di Bojonegoro ditargetkan sudah beroperasi penuh pada momentum Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2026.

Bupati Setyo Wahono berharap masyarakat segera memanfaatkan fasilitas ini untuk mendorong kesejahteraan kolektif.

“Ini adalah upaya bersama untuk membangun kekuatan ekonomi dari desa dan memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga melalui fasilitas yang tersedia di KDKMP,” tegas Bupati dalam sambutannya.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045, agenda ini juga diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah dengan berbagai rumah sakit dan layanan kesehatan swasta di wilayah Bojonegoro.