Purworejo – Warta Global Jatim.id — Ancaman erosi Sungai Dulang di Desa Seren RT 04 RW 06, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, semakin mengkhawatirkan. Derasnya arus sungai menyebabkan tembok pembatas milik Omah Lembu Farm ambrol sepanjang sekitar 40 meter dan hingga kini belum mendapat penanganan permanen.
Kerusakan yang disebut telah terjadi sejak sebelum Lebaran 2025 tersebut sampai saat ini masih dibiarkan tanpa adanya pembangunan bronjong maupun sistem penguatan tebing sungai untuk menahan laju erosi.
Sugihartoyo, pemilik Omah Lembu Farm, menyampaikan kekhawatirannya karena kondisi tersebut terus mengikis area lahannya dari waktu ke waktu. Menurutnya, bagian tembok yang runtuh berada di sisi depan maupun belakang lokasi usaha.
“Sudah hampir satu tahun belum ada penanganan. Biaya perbaikan cukup besar sehingga kami belum mampu melakukan perbaikan secara mandiri,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menilai, dampak erosi tidak hanya mengancam aset pribadi, tetapi juga berpotensi memengaruhi keselamatan dan aktivitas masyarakat sekitar. Pasalnya, lokasi longsoran berada tidak jauh dari jembatan penghubung yang setiap hari digunakan warga.
“Kalau terus dibiarkan tanpa bronjong, bukan hanya tembok yang habis, tapi tanah saya juga bisa ikut terkikis. Apalagi di dekat sini ada akses jembatan warga,” tegasnya.
Sugihartoyo berharap Pemerintah Desa Seren maupun Pemerintah Kabupaten Purworejo dapat segera mengambil langkah konkret sebelum kerusakan semakin meluas. Ia mengungkapkan, lokasi tersebut sebelumnya telah ditinjau oleh pihak desa bersama DPUPR Kabupaten Purworejo.
“Harapan kami setelah ada peninjauan kemarin, segera ada tindak lanjut nyata. Minimal dilakukan pembronjongan agar erosi tidak semakin parah,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa lahan yang terdampak merupakan tanah berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM), sehingga diharapkan mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait agar persoalan ini tidak berlarut.
Kekhawatiran serupa mulai dirasakan warga sekitar. Selain berpotensi menggerus lahan warga, erosi Sungai Dulang juga dikhawatirkan dapat mengancam akses dan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan maupun jadwal pelaksanaan perkuatan tebing di lokasi tersebut.red-


.jpg)