NGANJUK, Warta Global Jatim.id
29 April 2026 – Kondisi memprihatinkan terjadi di ruas Jalan Raya Pertigaan Prambon, tepatnya arah timur menuju Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Jalan yang menjadi akses vital bagi masyarakat ini kini kondisinya rusak parah, penuh dengan lubang-lubang besar dan bergelombang, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.
Sebagai bentuk kekecewaan dan protes keras terhadap lambannya penanganan, warga setempat mengambil langkah unik namun tegas. Mereka melakukan aksi menanam pohon pisang tepat di tengah dan pinggiran jalan yang rusak. Tindakan simbolis ini dilakukan untuk menyoroti bahwa kerusakan jalan sudah sedemikian parah hingga bisa ditanami tanaman, sekaligus menjadi peringatan bagi pengendara agar berhati-hati.
Protes Keras Tokoh Masyarakat
Aksi protes ini juga didukung penuh oleh para tokoh masyarakat di wilayah Prambon,antara lain dari warga grompol kecamatan prambon.
1. Kiyai H. Gus kanang.
2. Bambang nurali.
3. Ahmad paizun. Mereka tidak hanya menuntut perbaikan fisik jalan, tetapi juga menagih janji politik yang pernah disampaikan terkait pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.
Ahmad, salah satu tokoh masyarakat Prambon yang diwawancarai, menyatakan keprihatinannya yang mendalam. Menurutnya, kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama namun tidak kunjung mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nganjuk.
"Kami sudah lelah menunggu. Jalan ini rusak berat sudah lama, tapi tidak ada tindakan nyata dari pihak terkait. Akhirnya warga mengambil inisiatif menanam pohon pisang sebagai bentuk protes dan tanda bahwa jalan ini sudah tidak layak pakai," ungkap Ahmad.
Risiko Keselamatan Anak Sekolah
Yang menjadi perhatian paling krusial adalah fakta bahwa jalan raya tersebut merupakan jalur utama yang setiap hari dilalui oleh ratusan siswa dan siswi sekolah yang menempuh pendidikan di sepanjang lintasan tersebut.
Kondisi jalan yang berlubang dan becek sangat membahayakan keselamatan para pelajar, terutama yang menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki.
"Saya berharap agar jalan Prambon ke timur arah Ngronggot ini segera diperbaiki. Mengingat banyak sekali anak sekolah yang melewati jalan tersebut setiap hari. Kami takut terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan yang menimpa pelajar," tegas Ahmad dengan nada memohon.
Tagih Janji Politik
Dalam kesempatan yang sama, para tokoh masyarakat juga menyoroti janji-janji yang pernah dilontarkan saat masa kampanye maupun setelah terpilih. Mereka menilai pembangunan infrastruktur adalah hak rakyat, bukan sekadar pemberian.
Mereka meminta agar Pemkab Nganjuk melalui Dinas terkait segera turun tangan, melakukan pengecekan lokasi, dan memasukkan ruas jalan ini dalam daftar prioritas perbaikan tahun anggaran berjalan.
Hingga berita ini diturunkan, aksi protes simbolis dengan menanam pohon pisang masih bertahan di lokasi sebagai bentuk peringatan keras hingga ada kepastian kapan perbaikan akan dilakukan.(Tomo)


.jpg)