Viral!! Video Dugaan Penyiksaan Balita di Gesi, Polres Sragen Kejar Pelaku - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Viral!! Video Dugaan Penyiksaan Balita di Gesi, Polres Sragen Kejar Pelaku

Saturday, 21 February 2026
Ilustrasi: Video Dugaan Penyiksaan Balita di Gesi Sragen Viral, Polisi Kejar Pelaku

SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Jagat media sosial dihebohkan beredarnya dua video yang memperlihatkan dugaan penyiksaan terhadap seorang balita perempuan. Peristiwa itu disebut-sebut terjadi di Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, dan memicu gelombang kemarahan warganet.

Dalam narasi yang menyertai unggahan, balita tersebut diduga menjadi korban kekerasan ayah tirinya. Aksi dalam rekaman itu disebut berlangsung pada 19 Februari 2026.

Video pertama memperlihatkan korban mengenakan kaos ungu dan celana hitam, tengah terbaring saat pelaku menginjak bagian wajahnya. Bocah perempuan itu tampak menangis sambil berusaha melindungi kepalanya. Namun pelaku kembali menendang serta menginjak kepala korban berulang kali.

Dalam rekaman terdengar pelaku mengucapkan kata-kata kasar, “Ndang arep piye, ndasmu. Kenek ndase sisan ben koplak, tak grujuke wedang panas (mau apa, kepalamu. Kena kepalamu sekalian, aku siram pakai air panas )”.

Sementara pada video kedua, balita yang sama terlihat sedang bersama seorang temannya. Tak lama kemudian, pelaku datang dan memukul kepala korban hingga terjatuh. Meski korban menangis, tindakan kekerasan berlanjut dengan pelaku menjambak rambutnya dan menyeretnya sampai terduduk di tanah.

Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa aksi kekerasan diduga dilakukan pelaku untuk menekan ibu korban yang sedang bekerja di luar negeri agar mengirimkan uang. Informasi yang beredar menyatakan pelaku membawa korban ke wilayah Boyolali dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari membenarkan pihaknya telah menindaklanjuti kasus tersebut. Ia memastikan tim sudah bergerak melakukan pencarian.

"Anggota Resmob kami masih di lapangan, sudah dua malam. Mohon doanya ya, Bismillah. Sudah koordinasi dengan Polres sebelah juga," ungkap Dewiana, Sabtu (21/2/26).

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penelusuran untuk memastikan keberadaan korban sekaligus memburu pelaku yang diduga terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut. (Joko S)