Takut Lapor Masalah Hukum? Posbakumadin Nganjuk Siap Bantu Gratis! - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Takut Lapor Masalah Hukum? Posbakumadin Nganjuk Siap Bantu Gratis!

Thursday, 12 February 2026


NGANJUK, Warta Global Jatim.id
12 FEBRUARI 2026 , Pengadilan Negeri Nganjuk dan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) menggelar penyuluhan hukum di Aula Kepala Desa Wilangan, Kecamatan Wilangan. Acara ini memberi tahu masyarakat tentang cara mendapatkan keadilan tanpa harus khawatir biaya.
 

Hadir dalam acara tersebut Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk Rachmat SHi Lahasan, S.H., M.H., tim Posbakumadin, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Mereka menjelaskan tentang UU Baru KUHP dan cara menyelesaikan masalah hukum dengan cara yang benar.
 
Hukum Sekarang Lebih Fokus pada Perdamaian
 Rachmat menjelaskan bahwa sistem hukum tidak hanya tentang menghukum lagi. Ada yang namanya Restorative Justice atau penyelesaian masalah dengan cara damai. Jika pelaku dan korban sudah sepakat dan kerugian sudah diperbaiki, masalah tidak perlu dilanjutkan ke pengadilan.
 
Bantuan Hukum Gratis Ada, Jangan Takut!
 Ketua Posbakumadin Nganjuk Anita Candra Sari S.H., M.H. menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu takut berurusan dengan hukum karena biayanya mahal. Melalui aturan negara, Posbakumadin siap membantu warga miskin Wilangan secara GRATIS – semua biaya ditanggung pemerintah melalui Kemenkumham.
 "Jangan ragu untuk melapor atau mencari bantuan. Negara sudah menyediakan fasilitasnya," ujarnya.
 
Jangan Main Hakim Sendiri!
 Saat sesi tanya jawab, seorang warga bertanya: "Kalau maling tertangkap dan dipukuli warga, apa yang terjadi?"
 Rachmat menjawab dengan tegas bahwa memukul pelaku yang sudah tertangkap adalah tindakan main hakim sendiri. Orang yang melakukannya bisa dikenai hukum penganiayaan atau pengeroyokan. Yang benar adalah mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke polisi.
 "Jangan biarkan niat baik menjaga keamanan malah membuat kita jadi tersangka," tambahnya.
 
Harapan Meningkatkan Pengetahuan Hukum
Perwakilan Kepala Desa Wilangan Sunariyati, S.Sos. menyambut baik acara ini. Ia berharap warga jadi lebih paham hukum sehingga konflik bisa diselesaikan dengan cara yang benar.
 "Semoga dengan ini, warga tidak lagi buta hukum dan tahu di mana mencari bantuan yang sah," katanya.(Tomo)