Rumah Warga di Tempelrejo Sragen Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Senin (23/2/26).SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan sebuah rumah warga di Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, roboh pada Minggu (22/2) sekitar pukul 19.30 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik Suyanto (58), warga Dukuh Pengkolrejo RT 16, Desa Tempelrejo. Beruntung, Suyanto bersama istrinya, Suyati (48), berhasil menyelamatkan diri beberapa saat sebelum bangunan itu ambruk rata dengan tanah.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasarisaat membenarkan kejadian tersebut.
"Benar ada kejadian rumah roboh akibat hujan deras dan angin kencang di wilayah Mondokan. Anggota sudah cek lokasi dan melakukan olah TKP," ujar Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasarisaat saat dihubungi, Senin (23/2/26).
Peristiwa bermula ketika pasangan suami istri itu tengah makan malam di dalam rumah, sementara di luar hujan turun sangat lebat disertai terpaan angin cukup kencang. Dalam suasana tersebut, mereka mendadak mendengar suara gemuruh dari bagian atas rumah.
"Korban dan saksi mendengar suara 'kretek-kretek' dari dalam rumah. Sadar bangunan akan roboh, mereka langsung lari keluar menyelamatkan diri ke rumah anaknya yang berada tepat di sebelah," terangnya.
Tak lama setelah keduanya keluar, rumah yang kondisinya memang sudah mulai rapuh itu akhirnya runtuh. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Tempelrejo, Agung Dwi Harjanto, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Mondokan.
Menerima laporan itu, petugas dari Polsek Mondokan bersama tim BPBD Sragen dan warga sekitar langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta membantu membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan.
Dalam musibah tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian material akibat robohnya rumah diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.
"Tidak ada korban jiwa. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 15 juta," ujarnya.
Setelah proses pembersihan selesai dilakukan secara gotong royong, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih kerap terjadi di wilayah Kabupaten Sragen.
"Rumah yang roboh sudah dibersihkan oleh warga dibantu petugas gabungan. Kami imbau warga tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih sering terjadi," pungkasnya. (Joko S)


.jpg)