Proyek Jembatan Sroyo–Banjaranyar Tetap Dikebut, Pekerjaan Dipastikan Sesuai Spesifikasi Meski Terkendala Hujan dan Banjir - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Proyek Jembatan Sroyo–Banjaranyar Tetap Dikebut, Pekerjaan Dipastikan Sesuai Spesifikasi Meski Terkendala Hujan dan Banjir

Sunday, 15 February 2026

Proyek Jembatan Sroyo–Banjaranyar Tetap Dikebut, Pekerjaan Dipastikan Sesuai Spesifikasi Meski Terkendala Hujan dan Banjir


BOJONEGORO – Jatim.Wartaglobal.id - Pembangunan jembatan penghubung Desa Sroyo–Banjaranyar di Bojonegoro, Jawa Timur, menghadapi tantangan serius akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan aliran sungai kerap meluap. Minggu 15/02/26.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada proses teknis di lapangan, khususnya pekerjaan pondasi dan pengecoran, namun proyek dipastikan tetap berjalan sesuai spesifikasi (spek) dan target manfaat bagi masyarakat.

Musim hujan yang masih berlangsung membuat debit air sungai naik secara tiba-tiba, sehingga pelaksana proyek harus melakukan pengaturan aliran air secara bergantian untuk menjaga area kerja tetap aman dan memungkinkan tahapan konstruksi dilanjutkan.

Pengawas proyek, yang enggan disebutkan namanya, menegaskan bahwa keterlambatan bukan disebabkan kelalaian pekerja, melainkan faktor alam yang tidak dapat dihindari.

“Kami tetap bekerja maksimal. Semua tahapan dilakukan sesuai prosedur teknis. Kendalanya memang pada kondisi sungai yang sering banjir, sehingga proses pengecoran harus menunggu aliran air lebih terkendali. 

Material seperti rangka besi sudah kami siapkan lebih dulu agar begitu kondisi memungkinkan, pekerjaan bisa langsung dilanjutkan,” ujarnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan para pekerja tetap aktif melakukan berbagai pekerjaan pendukung, seperti perakitan tulangan besi, penguatan struktur sementara, serta persiapan teknis lainnya. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada waktu yang terbuang meskipun pekerjaan utama harus menyesuaikan kondisi cuaca.

Derasnya arus sungai juga sempat menghambat proses penggalian pondasi, yang merupakan tahap krusial dalam pembangunan jembatan. 

Namun, ukuran material, metode pemasangan, dan tahapan kerja disebut telah mengacu pada perencanaan teknis yang ditetapkan.

Selain itu, unsur masyarakat setempat turut dilibatkan dalam pengawasan sosial guna memastikan pembangunan berjalan transparan dan akuntabel. Jadwal pelaksanaan pun telah disusun secara realistis dengan mempertimbangkan risiko cuaca ekstrem.


Pelaksana proyek menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan hingga selesai tanpa mengurangi kualitas konstruksi.

“Kami tidak ingin terburu-buru lalu mengabaikan mutu. Prinsipnya, pekerjaan harus selesai tepat guna, tepat kualitas, dan aman digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah yang selama ini bergantung pada akses terbatas.

Meski diuji kondisi alam, pembangunan Jembatan Sroyo–Banjaranyar dipastikan terus berlanjut hingga rampung dengan standar teknis yang telah ditetapkan.

Tim. Red