Jajaran Polres Wonogiri mengikuti kegiatan Peresmian SPPG melalui zoom meeting yang dilaksanakan di Dusun Ploso Wetan RT 02 RW 04, Desa Kedunggupit, Kecamatan Sidoharjo. Jumat (13/2/26).WONOGIRI, WARTAGLOBAL.id --
Komitmen menghadirkan keamanan yang selaras dengan kesejahteraan masyarakat kembali ditegaskan dalam peresmian dan groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta Gudang Ketahanan Pangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut digelar secara terpusat dan diikuti secara virtual oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia.
Di Kabupaten Wonogiri, jajaran Polres Wonogiri mengikuti kegiatan melalui zoom meeting yang dilaksanakan di SPPG Polres Wonogiri, Dusun Ploso Wetan RT 02 RW 04, Desa Kedunggupit, Kecamatan Sidoharjo, mulai pukul 09.00 hingga 11.20 WIB. Hadir langsung Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., para pejabat utama Polres, serta Kapolsek Sidoharjo IPTU Suyoto, S.H.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri, menegaskan bahwa partisipasi tersebut merupakan bentuk dukungan konkret terhadap kebijakan strategis pemerintah.
“Polres Wonogiri siap mendukung penuh program ketahanan pangan dan makan bergizi gratis sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan keamanan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa makna keamanan dan ketertiban tidak semata-mata berbicara soal penegakan hukum. Menurutnya, keamanan sejati adalah ketika masyarakat merasa aman, sejahtera, dan terbebas dari kelaparan. Ia juga menyampaikan bahwa program makan bergizi gratis telah diterapkan di puluhan negara dan menjadi langkah strategis membangun sumber daya manusia unggul sejak usia dini.
Presiden turut mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran secara transparan dan bebas kebocoran. Ia mengapresiasi peran TNI-Polri dalam mendukung program ketahanan pangan serta keterlibatan aktif membantu masyarakat saat terjadi bencana.
Sementara itu, dalam laporannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden RI, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan SPPG Polri. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program makan bergizi gratis dan ketahanan pangan berjalan efektif, tepat sasaran, serta berkelanjutan.
Kapolri memaparkan bahwa hingga kini Polri telah memiliki 1.179 unit SPPG. Dari jumlah tersebut, 411 unit telah beroperasi, 162 unit dalam tahap persiapan operasional, 499 unit dalam proses pembangunan yang ditargetkan rampung pada Maret 2026, serta 107 unit masih dalam tahap groundbreaking. Secara proyeksi, seluruh fasilitas tersebut diperkirakan mampu memberi manfaat bagi sekitar 2.947.500 penerima dan menyerap 58.950 tenaga kerja, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Rangkaian kegiatan nasional tersebut diawali dengan kedatangan Presiden di lokasi utama, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Kapolri, pemutaran video selayang pandang Program Ketahanan Pangan Polri, penyerahan penghargaan, sambutan Presiden, prosesi peresmian dan groundbreaking, dialog interaktif, hingga penutupan.
Melalui peresmian ini, Polri menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai institusi yang aktif mendukung program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.
(Joko S)


.jpg)