Portal Jembatan TBB Diperbaiki, Upaya Cegah Truk Over Tonase dan Lindungi Konstruksi - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Portal Jembatan TBB Diperbaiki, Upaya Cegah Truk Over Tonase dan Lindungi Konstruksi

Monday, 23 February 2026

Portal Jembatan TBB Diperbaiki, Upaya Cegah Truk Over Tonase dan Lindungi Konstruksi


BOJONEGORO –Jatim.Wartaglobal.id  - Polemik pemasangan portal di akses Jembatan TBB akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat viral isu dugaan pungutan liar (pungli) dan menuai pro-kontra di masyarakat, aparat kepolisian bersama unsur pemerintah melakukan patroli dan pengecekan langsung di lokasi, wilayah Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.

Hasil evaluasi menunjukkan, portal tersebut bukan untuk membatasi aktivitas ekonomi, melainkan sebagai langkah teknis mengendalikan kendaraan bertonase berlebih yang selama ini menjadi ancaman serius bagi kekuatan jembatan.

Disesuaikan Secara Teknis

Portal kini telah diperbaiki dengan ukuran yang lebih proporsional, yakni:

Tinggi: 3,5 meter

Lebar: 2,40 meter

Penyesuaian itu dilakukan agar kendaraan logistik yang sesuai spesifikasi tetap bisa melintas, sementara truk dengan muatan berlebih otomatis tereduksi.

Antisipasi Kerusakan Struktur Jembatan

Pemasangan portal dinilai sebagai bentuk perlindungan infrastruktur publik. Selama ini, kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) menjadi penyebab utama:

Retaknya lantai jembatan
Penurunan daya dukung konstruksi
Usia pakai jembatan yang jauh lebih pendek
Risiko kecelakaan akibat kegagalan struktur
Jika dibiarkan, kerusakan tersebut justru akan berdampak luas pada masyarakat sendiri, mulai dari terganggunya distribusi barang hingga potensi penutupan total jalur saat perbaikan besar harus dilakukan.

Edukasi, Bukan Pembatasan

Langkah ini juga dimaksudkan sebagai edukasi bagi para sopir angkutan agar lebih disiplin terhadap batas muatan.

Dengan adanya portal fisik, pengemudi diingatkan secara langsung untuk:

   Tidak memaksakan muatan melebihi kapasitas

   Menyesuaikan dimensi kendaraan dengan       standar jalan
   
 Mengutamakan keselamatan daripada efisiensi    sesaat

Pengawasan Bersama

Perbaikan portal dilakukan melalui koordinasi lintas unsur pemerintah kecamatan, desa, serta dinas terkait, dengan pengawasan langsung di lapangan agar tidak terjadi penyimpangan maupun kesalahpahaman di masyarakat.

Menjaga Aset Daerah

Jembatan merupakan aset vital yang dibangun dengan anggaran besar dan dirancang untuk jangka panjang. Tanpa pengendalian tonase, kerusakan bisa terjadi jauh lebih cepat dari umur rencana.

Karena itu, keberadaan portal bukan sekadar palang pembatas, melainkan instrumen pengendali keselamatan dan keberlanjutan infrastruktur.

Masyarakat dan pengguna jalan kini diharapkan dapat memahami fungsi utamanya:

bukan menghambat perjalanan, tetapi memastikan jembatan tetap aman dilalui hari ini, besok, dan bertahun-tahun ke depan.