Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, saat memaparkan Kesiapan Menuju Predikat WBBM, Rabu (21/1/26)SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Polresta Surakarta menggelar kegiatan penyampaian hasil pelaksanaan persiapan peningkatan status dari Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Acara tersebut berlangsung di Aula Wirasatya 96 Polresta Surakarta, Rabu (21/1/26), sebagai bagian dari tahapan evaluasi dan penguatan komitmen reformasi birokrasi.
Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H., Wakapolresta AKBP Sigit, S.I.K., M.H., jajaran Forkopimda Kota Surakarta, para Pejabat Utama Polresta Surakarta, Kapolsek jajaran, serta Ketua dan Operator Pengungkit Zona Integritas Polresta Surakarta.
Dalam sambutannya, Kapolresta Surakarta menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna strategis sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mendorong peningkatan status Polresta Surakarta dari WBK menuju WBBM.
Kapolresta berharap, pelaksanaan Zona Integritas di lingkungan Polresta Surakarta mampu mendorong seluruh personel untuk semakin berkomitmen, baik secara individu maupun kelembagaan, dalam menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Menurutnya, Zona Integritas bukan sekadar program administratif, melainkan wujud nyata reformasi birokrasi yang bertujuan menghadirkan pelayanan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.
Lebih lanjut, Kombes Pol Catur mengungkapkan bahwa Polresta Surakarta telah berhasil meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2024. Capaian tersebut menjadi pijakan penting sekaligus motivasi kuat bagi seluruh jajaran untuk melanjutkan langkah menuju predikat WBBM.
“Sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan korupsi dan peningkatan kualitas layanan publik, Polresta Surakarta menyatakan kesiapan untuk berproses menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani,” tegasnya.
Kapolresta juga menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas menuju WBBM tidak semata-mata berorientasi pada penilaian atau penghargaan. Lebih dari itu, proses ini merupakan upaya berkelanjutan untuk membangun budaya kerja yang bebas dari praktik korupsi serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“WBBM bukan hanya soal nilai atau predikat, tetapi tentang perubahan nyata dalam pola kerja, sistem pelayanan, dan komitmen moral seluruh personel,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Polresta Surakarta untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pelayanan kepolisian yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat dapat terus diwujudkan.
Dengan dilaksanakannya penyampaian hasil persiapan peningkatan status WBK menuju WBBM, Polresta Surakarta menegaskan tekadnya untuk terus berinovasi dan berbenah. Langkah ini diambil demi menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, serta semakin dipercaya oleh masyarakat Kota Surakarta. (Joko S)


.jpg)