Pemkab Bojonegoro Bangun 163 Jalan Usaha Tani, Anggarkan Rp31,1 Miliar di 2026 - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Pemkab Bojonegoro Bangun 163 Jalan Usaha Tani, Anggarkan Rp31,1 Miliar di 2026

Tuesday, 27 January 2026
Pemkab Bojonegoro Bangun 163 Jalan Usaha Tani, Anggarkan Rp31,1 Miliar di 2026


Bojonegoro – Jatim. Wartaglobal.id - Guna mempermudah akses infrastruktur jalan bagi petani, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) akan membangun sebanyak 163 titik Jalan Usaha Tani (JUT) pada tahun 2026. Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Bojonegoro menyiapkan anggaran sebesar Rp31,1 miliar.

Pembangunan JUT ini difokuskan pada jalur-jalur yang telah lama digunakan petani untuk aktivitas pertanian atau jalan existing. Selain itu, jalan yang dibangun harus memiliki lebar minimal 2,5 meter agar dapat dilalui kendaraan pengangkut hasil panen.

“Kami ingin memastikan jalan yang dibangun bukan sekadar pajangan, tetapi benar-benar bisa dilewati kendaraan pengangkut hasil pertanian,” ujar Yuni Arba’atun, Kepala Bidang Sarana, Prasarana, dan Perlindungan Tanaman DKPP Bojonegoro.

Jalan Usaha Tani merupakan bagian dari program unggulan Pemkab Bojonegoro, Petruk Tani (Pembangunan Infrastruktur Pertanian). Program ini diharapkan mampu menekan biaya angkut hasil panen sekaligus meringankan tenaga petani yang selama ini harus menghadapi akses jalan yang sulit.

DKPP juga menegaskan bahwa prioritas pembangunan diberikan kepada kelompok tani yang belum menerima bantuan hibah pada tahun sebelumnya. Langkah ini diambil agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata dan menyentuh kelompok tani yang selama ini belum terfasilitasi.

Bagi pengurus Kelompok Tani (Poktan) maupun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ingin mengajukan perbaikan atau pembangunan JUT, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Di antaranya mengajukan proposal atas nama kelompok, menunjukkan lokasi jalan yang telah digunakan sebelumnya, serta memastikan kelompok tersebut belum menerima hibah pada tahun lalu.

Dengan total anggaran mencapai Rp31,143 miliar, pembangunan JUT ini tidak hanya menjadi proyek infrastruktur semata, tetapi juga wujud kehadiran pemerintah di tengah-tengah petani. Sebanyak 163 titik Jalan Usaha Tani tersebut diharapkan menjadi urat nadi ekonomi pertanian yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan membuat sektor pertanian Bojonegoro semakin berdaya saing. 

Red: Bram.