
Jatim.wartaglobal.id
KOTA BATU — Suara bukan sekadar bunyi, melainkan permata yang menyimpan cerita paling jujur. Kalimat itulah yang menjadi jiwa Festival Karaoke "Mengukir Prestasi Meraih Bintang 2026" yang digelar di Kedai Batu, Kota Batu, pada Sabtu, 19 September 2026. Malam itu menjadi momen istimewa di mana puluhan talenta menyuarakan perasaan, melambungkan nada penuh makna, dan membiarkan suara mereka bercerita dengan indah, syahdu, dan memesona.
Jatim.wartaglobal.id
Ajang pencarian bakat ini diikuti sebanyak 39 peserta yang datang dengan semangat membara untuk menunjukkan kemampuan vokal terbaiknya. Setiap peserta tampil membawakan lagu pilihan yang bukan sekadar dinyanyikan, melainkan dihidupkan dengan perasaan mendalam. Persaingan sejak babak penyisihan terlihat sangat ketat karena kualitas suara para peserta sudah setara dan memukau sejak awal.
Setelah melalui penilaian yang teliti, tim juri akhirnya menetapkan 10 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak Grand Final. Kesepuluh nama ini dinilai mampu menyajikan penampilan yang paling menonjol dalam hal teknik vokal, penghayatan, serta kepercayaan diri di atas panggung. Mereka kemudian bersaing kembali untuk memperebutkan gelar juara utama dan hadiah yang disiapkan panitia.
Bagi lima peserta yang belum beruntung lolos ke babak selanjutnya, apresiasi tetap diberikan sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan usaha yang telah ditunjukkan. Masing-masing menerima Voucher Makan senilai Rp150.000 dari Kedai Batu serta Voucher Wisata Jatim Park. Pemberian ini menjadi pesan bahwa setiap suara yang berani terdengar layak dihargai, tanpa terkecuali.
Penilaian sepanjang rangkaian acara dipercayakan kepada tiga juri yang kompeten dan berpengalaman di bidang musik. Mereka adalah Nurul Fitria dari Kota Batu, Danak yang juga berasal dari Kota Batu, serta Oncep yang mewakili Kota Malang. Kehadiran para juri ini menjamin proses penilaian berjalan adil, objektif, dan profesional bagi seluruh peserta.
Di babak puncak, kesepuluh finalis kembali memberikan penampilan terbaiknya dengan semangat yang menyala. Suasana Kedai Batu berubah menjadi panggung penuh kehangatan, di mana setiap penampilan disambut tepuk tangan meriah dari keluarga, pendukung, hingga warga yang hadir. Malam itu benar-benar menjadi perayaan rasa yang baru saja nyala melalui suara-suara indah para peserta.
Momen yang paling dinanti akhirnya tiba saat pengumuman para pemenang. Juara pertama berhasil meraih hadiah utama berupa uang tunai Rp5.000.000, plakat penghargaan, dan sertifikat. Pemenang ini dinilai mampu menyajikan cerita paling jujur dan memukau melalui suaranya, sehingga pantas menyandang gelar tertinggi di ajang ini.
Posisi juara kedua diraih dengan hadiah uang tunai Rp3.000.000, plakat, serta sertifikat. Sementara itu, juara ketiga membawa pulang uang tunai Rp2.000.000 beserta plakat dan sertifikat. Selain tiga juara utama, panitia juga menetapkan Juara Harapan I yang mendapatkan Rp1.000.000, plakat, dan sertifikat, serta Juara Harapan II yang menerima Rp500.000, plakat, dan sertifikat.
Panitia pelaksana menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas terselenggaranya acara penuh makna ini. Ajang ini bukan sekadar lomba menyanyi, melainkan panggung di mana setiap orang diajak menjadi diri sendiri dan menemukan karya sejati. Kehadiran seluruh peserta dan penonton membuktikan bahwa minat terhadap seni suara terus tumbuh dan mewarnai kehidupan masyarakat Kota Batu.
Dengan berakhirnya festival ini, harapan besar ditujukan kepada seluruh peserta agar terus mengasah bakat dan berani tampil di panggung-panggung yang lebih luas. Jadilah diri sendiri dan temukan karya sejati — itulah pesan yang ingin disebarkan melalui ajang ini. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak pendukung, serta harapan agar "Mengukir Prestasi Meraih Bintang" kembali hadir dengan semangat yang lebih menyala di masa mendatang.
Red/fer


.jpg)