
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus MAPISNU Surabaya tersebut dihadiri ratusan jamaah ISHARI yang datang untuk bershalawat, memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, sekaligus mengenang jasa para ulama dan tokoh pendiri NU.

KH. Hasan Gipo atau KH. Hasan Basri Sagipodin dikenal dalam sejarah NU sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode pertama, yang mendampingi KH. M. Hasyim Asy’ari selaku Rais Akbar.

Kehadiran ratusan jamaah ISHARI menjadikan rangkaian acara semakin semarak. Lantunan shalawat, pembacaan Maulid, serta doa untuk para muassis NU menggema di Langgar Gipo, menciptakan suasana penuh kecintaan kepada Rasulullah SAW dan penghormatan kepada para ulama.

Peringatan Maulid Nabi sekaligus Haul ini tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyambung sanad perjuangan para ulama, merawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Tak ketinggalan juga dari segi pengamanan turut ber partisipasi sahabat Banser Dan Pagar nusa dalam pengamanan serta menjaga kelancaran acara.
Sebagaimana firman Allah SWT:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
(QS. Al-Ahzab: 56)
Ayat tersebut menjadi salah satu landasan penting bagi umat Islam dalam memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai wujud cinta dan penghormatan kepada Rasulullah SAW.
Sementara itu, mengenang para ulama dan muassis NU juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan keilmuan dan perjuangan yang telah diwariskan kepada generasi penerus.
Dari Langgar Gipo, Surabaya, gema shalawat dan doa untuk Nabi Muhammad SAW serta para ulama kembali menyatu dalam satu majelis—menyatukan jamaah, merawat tradisi, dan meneruskan perjuangan para muassis NU.
Pimpinan Redaksi Warta Global Jatim
NUR CHOLIS, C.JI., C.LWI


.jpg)