
Kegiatan yang berlangsung di Balai RW 07 Mejoyo tersebut mendapat giliran dari Bapak M. Safi’i sebagai tuan rumah penyelenggara. Puluhan warga hadir dan mengikuti rangkaian pembacaan Surat Yasin, tahlil serta doa bersama dengan suasana khidmat.

Kegiatan rutin yang dilaksanakan secara bergilir ini menjadi salah satu sarana warga untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Doa bersama dipanjatkan untuk para leluhur, orang tua, keluarga, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat yang telah mendahului.
DALIL TENTANG DZIKIR DAN DOA
Semangat warga dalam melaksanakan dzikir dan doa bersama sejalan dengan firman Allah SWT:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)
Selain itu, Allah SWT juga mengajarkan umat Islam untuk mendoakan orang-orang beriman yang telah lebih dahulu wafat:
“Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami...”
(QS. Al-Hasyr: 10)
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa mendoakan sesama muslim merupakan bagian dari sikap kasih sayang dan kepedulian dalam kehidupan umat.
MAS IRSYAD: BUKAN SEKADAR RUTINAN, TAPI MEMPERKUAT KEBERSAMAAN
Mas Irsyad selaku pembawa acara menyampaikan bahwa kegiatan Tahlil Rutin Al Barokah tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Selain mendoakan para ahli kubur, kami juga memohon kepada Allah SWT agar warga yang sedang sakit diberikan kesembuhan. Kegiatan ini menjadi sarana menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi tahlil secara bergilir telah menjadi bagian dari kehidupan warga Kampung Mejoyo. Setiap pelaksanaan menjadi momentum bagi warga untuk berkumpul, saling menyapa, memperkuat persaudaraan, sekaligus bersama-sama memanjatkan doa.
Nilai gotong royong, ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial pun terus tumbuh melalui kegiatan tersebut.
Lebih dari sekadar berkumpul, Tahlil Rutin Al Barokah menjadi denyut kebersamaan warga RT 04 RW 07 Mejoyo. Di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari, warga tetap menjaga tradisi keagamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan kampung.
Warga berharap kegiatan Yasin dan tahlil rutin tersebut dapat terus dilaksanakan secara istiqamah, sehingga mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menciptakan lingkungan yang religius, rukun, aman, guyub dan penuh keberkahan.
Tahlil Al Barokah — dari doa, tumbuh persaudaraan; dari kebersamaan, hadir keberkahan.
NUR CHOLIS, C.JI., C.LWI
Pimpinan Redaksi Warta Global Jatim


.jpg)